Beranda Daerah Bekasi Wali Kota Resmikan Masjid, Ungguli Kota Mataram

Wali Kota Resmikan Masjid, Ungguli Kota Mataram

14
0
TANDATANGANI: Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menandatangani prasasti Masjid Luhur Al-Barokah Jatiasih, kemarin (7/3).

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi meresmikan masjid Luhur Al-Barokah Jatiasih, kemarin (7/3). Masjid luhur Al-Barokah yang berdiri sejak 11 September 1988 namun sebelumnya merupakan sebuah mushola. Namun pada tahun 1997 terjadi renovasi pertama dan beralih fungsi menjadi masjid namun belum ada peresmian dari Pemerintah Daerah.

Makanya, pada kesempatan itu selaku panitia mengucapkan banyak terima kasih dan bangga karena dapat diresmikan langsung oleh Wali Kota Bekasi Dr Rahmat Effendi.

Rahmat Effendi berharap, LDII yang ada di Kota Bekasi turut serta berkontribusi dan bersinergi dengan Pemerintah Kota Bekasi dalam menjaga keharmonisan, serta hidup kebersamaan dan keberagaman umat yang ada di Kota Bekasi tanpa pandang ras, warna kulit, suku, agama.

“Masjid ini juga merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah untuk menjamim kehidupan beragama dan heterogen. Tetapi jangan jadikan masjid atau sarana ibadah ini digunakan untuk hal-hal yang tidak semestinya, namun harus jadikan masjid sebagai sarana pemersatu agama islam apapun firqohnya” papar Rahmat Effendi.

Sebelumnya, Rahmat Effendi tanda tangani prasasti Al-Barkah di Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustika Jaya. Masjid ini terbangun untuk keperluan warga sekitar menunaikan kegiatan sehari hari ataupun acara keislaman di wilayah tersebut.

Ia mengungkapkan, sudah terbangun masjid sebanyak 1278 dan bisa dikatakan melebihi Kota Mataram dengan sebutan kota seribu masjid. Kota Bekasi adalah kota yang beragam yang setiap warganya memiliki ras, bahasa, budaya ataupun agama yang berbeda. Maka dari itu, Wali Kota mengajak untuk menjaga Kota Bekasi.

Mengingat, Kota Patriot telah mendapatkan penghargaan Kota Layak HAM dari Kementrian Hukum dan HAM. “Mari kita jaga kedamaian, rajut kerbersamaan, jaga persatuan dan kesatuan untuk NKRI di Kota Bekasi,” jelasnya. (adv/hms/rez)