Beranda Daerah Karawang Polisi Usut Kasus Blower Maut

Polisi Usut Kasus Blower Maut

25
0
USUT TUNTAS: Polsek Klari melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) ulang di kolam renang De' Keraton Bay Pancawati, Kosambi. Petugas kepolisian telah memasang garis police line di tempat kejadian perkara (TKP), guna untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Garis Police Line Dipasang di De’Keraton Bay

KARAWANG – Polsek Klari melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) ulang di kolam renang De’ Keraton Bay Pancawati, Kosambi. Petugas kepolisian telah memasang garis police line di tempat kejadian perkara (TKP), guna untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hal itu diungkapkan Kapolsek Klari, Kompol Relisman.

“Iya kami tengah cek tempat kejadian perkara (TKP) ulang di lokasi kejadian,” kata Kapolsek Klari, Kompol Relisman kepada KBE saat dihubungi lewat selular, Senin (11/2).

Lanjut Relisman, dalam kasus ini, pihaknya telah memeriksa 4 orang saksi dari pegawai dan keluarga korban. Korban tewas di kolam renang De’ Keraton Bay Pancawati, diduga tersedot mesin blower, pukul 15.30 wib.

“Kami sudah memeriksa 4 orang saksi diantaranya pegawai dan keluarga korban. Kita saat ini masih menunggu hasil autopsi dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang. Nanti kalau sudah ada hasilnya kita beritahu,” ungkapnya.

Sementara itu, keterangan saksi, Herman (32) mengatakan, korban berenang di TKP bersama dengan teman temannya. Kemudian korban berenang di salah satu kolam yang ada arusnya. Waktu itu korban berenang dekat dengan lubang sirkulasi air (mesin blower).

“Selanjutnya korban tersedot dan masuk ke dalam lubang sirkulasi tersebut. Proses evakuasi korban memakan waktu sekitar 15 menit,” ungkapnya.

Sesudah korban berhasil di evakuasi, korban langsung dibawa ke RS Fikri yang tidak jauh dari lokasi. Namun kondisi korban semakin parah sehingga harus dibawa ke RSUD Karawang, namun nyawanya tak tertolong dan akhirnya meninggal dunia.

Sementara itu, setelah insiden  tewasnya bocah 12 tahun di kolam renang Waterboom De Keraton, perizinan Waterboom De Keraton menjadi sorotan pasalnya banyak warga yang mengaku tidak menandatangani izin lingkungannya.

Kepala bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang, Asep Suryana mengatakan kolam renang Waterboom. De Keraton tefcatat hanya memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diajukan pada tanggal 24 Septembsr 2018.

“Atas nama PT. Purindo Sukses dengan alamat Jalan Raya Cikarang-Cibarusah  KM 19 Cibarusah Bekasi. Namun lokasi Waterboomnya beralamat di jalan raya kosambi-Telagasari KM 2 Desa Pancawati, kec Klari dengan 16 item bangunan,” ucapnya kepada KBE, Senin (11/02). (gie/rie/mhs)