Pilot Garuda Tewas di Cipali

Pilot Garuda Tewas di Cipali

957
0
EVAKUASI KORBAN: Petugas POS PJR Tol Cipali mengevakuasi mobil sedan BMW yang ditumpangi Bambang Muryono dan Kartika dalam keadaan ringsek di Tol Cipali KM 121, Subang, Kamis (27/4). Bambang merupakan pilot Garuda Indonesia.
BERBAGI

Dua Kali KM 121 Makan Korban

SUBANG – Bambang Muryono (60) dan istrinya Kartika Suhardini (56) tewas setelah mengalami kecelakaan di Tol Cipali KM 121+600 jaluar A, Kamis (27/4). Menurut data yang diperoleh Polres Subang, Bambang berprofesi sebagai pilot Garuda Indonesia, warga Jalan Alhidayah no 1 RT 01/02 Kelurahan Pondokjaya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Provinsi Banten.

Berdasarkan informasi, peristiwanya itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Berawal ketika mobil sedan BMW bernomor polisi B 1595 WBC yang dikemudikan Bambang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Palimanan menuju Cikopo mengalami oleng ke sebelah kiri.

Karena tak mampu mengjindar, sedan tersebut seketika menabrak truk yang sedang mengganti ban di bahu jalan. Truk bernomor polisi T 9754 TA itu dikemudikan oleh Ahmad (47), warga Pangauban Desa Margahayu Kecamatan Pagaden Barat Kabupaten Subang.

Petugas tiba di lokasi tak lama setelah mendapat laporan. Korban segera dievakuasi. Sementara mobil sedan yang ringsek diamankan ke POS PJR Tol Cipali di Gerbang Tol Cilameri Subang.

Belum dipastikan penyebab kecelakaan tersebut. Petugas masih menyelidiki persitiwa ini. Dugaan sementara, kecelakaan itu akibat pengemudi BMW ngantuk. Sehingga ia hilang kendali. Kejadian itu kini ditangani Unit Laka Lantas Polres Subang.

Kanit Laka Satlantas Polres Subang, Zaenuddin mengatakan, jenazah kedua korban sudah dibawa ke RSUD Ciereng Subang. “Dua korban meninggal pengemudi dan penumpang mobil BMW nopol B 1595 WBC. Keduanya pasangan suami istri, Bambang dari data berprofesi sebagai pilot Garuda Indonesia, dan istrinya Kartika,” ujarnya.

Kecelakaan di Tol Cipali sudah berulang kali terjadi. Terakhir, tiga anggota keluarga tewas setelah sebuah minibus kecelakaan di KM 121 pada Minggu (23/4) lalu. Saat melintas, ban belakang kiri minibus itu pecah. Mobil melaju tanpa kendali hingga melebar ke jalur berlawanan. Mobil itu baru terhenti setelah terbalik di jalur berlawanan di KM 121+800. (and)