Beranda Daerah Bekasi Pengurusan IMB Rumah Ibadah Gratis

Pengurusan IMB Rumah Ibadah Gratis

29
0
ILUSTRASI

BEKASI TIMUR – DPMPTSP berkelit soal lamanya penerbitan IMB untuk pembangunan Masjid jami An-Ni’Mah yang baru melakukan peletakan pertama oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Pasalnya, OPD tersebut baru berdiri pada tahun 2008 jauh dari pengajuan pihak masjid yang mengaku telah diurus sejak 2003.

Dia memastikan, kurangnya komunikasi antara dinas teknis terkait dengan pengurus masjid dalam hal tersebut. Apalagi, DPMPTSP merupakan OPD yang meneruskan hasil rekomendasi dari dinas terkait.

Kepala DPMPTSP Kota Bekasi, Lintong Dianto Putra menegaskan, dalam pengurusan IMB khususnya rumah ibadah telah ada kebijakan baru yang diputuskan Wali Kota Bekasi. Yakni, tentang pemutihan rumah ibadah serta bangunan rumah tinggal yang kategori menengah ke bawah.

“Untuk pengurusan IMB kita sdh ada keputusan Wali Kota tentang pemutihan rumah ibadah yang baru saja kita miliki. Jadi, untuk bangunan-bangunan rumah ibadah khususnya masjid, sudah bisa kita langsung terbitkan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ungkap Lintong melalui sambungan telepon kepada Metro Bekasi, kemarin (10/2).

Persoalan IMB pada masjid yang berada di Perum Citra Grand Cibubur Jalan Alternatif Cibubur Km 4, Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi ini dimungkinkan minim koordinasi. Biasanya, pihak pengurus tidak segera recovery dokumen selanjutnya di selesaikan proses perijinan nya.

“Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, DPMPTSP/BPPT ini kan berdiri baru di tahun 2008, kalau ada permohonan di tahun 2003 tentunya harus segera berkoordinasi dengan OPD teknis yang ada di tahun 2003 itu. Jadi, segera diajukan ulang dengan dokumen yanh ada,” imbuhnya.

Disisi lain, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bekasi, khususnya yang mengajukan permohonan ijin agar langsung datang ke DPMPTSP. Karena, berbagai urusan perizinan bisa rampung pada OPD yang dia pimpin.

“Karena sekarang tidak ada lagi loket-loket di dinas atau dimanapun yang melayani perijinan selain di DPMPTSP. Tapi, kami juga tidak menampik kekurangan proses pelayanan publik yang menjadi tugas kami baik dari segi proses dan ketepatan waktu masih belum sempurna. Namun, terus kita lakukan perbaikan dan penyempurnaan di semua lini, baik SDM, regulasi, sarana prasarana dan lainnya,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menghadiri peletakan batu pertama Masjid jami An-Ni’Mah, kemarin (08/02).

Peletakan batu pada masjid di Perum Citra Grand Cibubur Jalan Alternatif Cibubur Km 4, Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi itu dalam rangka rampungnya renovasi bangunan.

Hal itu dikarenakan kuota masjid tersebut sudah tidak dapat menampung banyak jamaah. Sehingga mau tidak mau melihat jamaah semakin banyak berdatangan akhirnya masjid diperbesar.

Tri Adhianto mengapresiasi pengurus masjid karena mampu mewujudkan untuk memperbesar, serta menambah fasilitas yang ada di lingkungan masjid selama 10 bulan lamanya.

Namun amat disayangkan masalah izin mendirikan bangunan (IMB) pada masjid yang punya luas bangunan 1300 meter persegi, dengan Luas lahan 2500 meter persegi tersebut baru selesai saat ini.

Padahal pengajuan IMB sudah semenjak didirikannya masjid pada tahun 2003 lalu.

“Saya terkejut IMB masjid ini dari 2003 jadinya baru-baru ini. Akibatnya baru bisa terlaksana pembangunanya masjidnya sekarang, padahal sudah terencana sejak lama renovasinya,” beber dia. (ims/rez)