Beranda Daerah Purwakarta Lokalisasi Cilodong Masih Beroperasi

Lokalisasi Cilodong Masih Beroperasi

25
0
SOROT: Malam menjelang Tahun Baru Imlek, Senin (4/2) kemarin, personel Satpol PP Purwakarta menyatroni lopkalisasi atau tempay yan kerap dijadikan lapak prostitusi di Kampung Cilodong, Desa Wanakerta, Bungursari.

Perbup Penataan Bungursari Mulai Unjuk Gigi

PURWAKARTA – Malam menjelang Tahun Baru Imlek, Senin (4/2) kemarin, personel  Satpol PP Purwakarta menyatroni lopkalisasi atau tempay yan kerap dijadikan lapak prostitusi di Kampung Cilodong, Desa Wanakerta, Bungursari. Hasil operasi, petugas mengamankan enam wanita yang diduga menjadi penjaja seks komersil. Keenamnya diangkut ke Markas komando Satpol PP Purwakarta, guna diberikan peringat sebelum mereka dipulangkan ke alamat yan tertera di kartu identitas mereka.

“Razia PSK di jalur Jalan Raya Cilodong, merupakan impelementasi penegakan Perbub Bungurasi Istimewa, operasi yang dlaksanakan secara mendadak ini, kami lakukan menjelang tengah malam, yaitu jam 22:00 wib sampai dengan selasai jam 01:00 wib, dalam operasi tersebut sedikitnya ada enam orang berhasil kami jaring selanjutnya kami data dan diberikan teguran,” ujar Kasi Dal Ops Satpol PP Purwakarta, Teguh Juarsa kepada KBE, Selasa (5/2).

Keeneam wanita penjaja seks komersil itu berusia beda-beda. Dari 24 hingga yang tertua 38 tahun. Semuanta berdomisili dari luar Purwakarta. Pada saat diberikan peringatan, keenamnya dipaksa membuat surat pernyataan tidak akan lagi mangkal di wilayah Purwakarta.

Sementara dengan terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Purwakarta  No 42 Tahun 2019 tentang penataan kawasan Bungursari Istimewa, merupakan proyeksi Purwakarta dibawah kepemimpinan Bupati Anne Ratna Mustika, sebagaimana yang tertuang dalam Perbup yaitu bahwa untuk memanfaatkan ruang wilayah berdaya guna, berhasil guna, serasi, selaras seimbang, dan berkelanjutan, serta dalam rangka penataan Kawasan Bungursari Istimewa di koridor Cikopo – Sadang. (san)