Beranda Daerah Disdik Belum Melek, Tri Tinjau Sarpras Sekolah

Disdik Belum Melek, Tri Tinjau Sarpras Sekolah

7
0
KELILING SEKOLAH : Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto meninjau sarana prasana sekolah dasar negeri di wilayahnya.

BEKASI SELATAN – Sekolah dasar (SD) Negeri di Kota Bekasi masih ada ditemukan tidak terawat dengan baik. Otomatis, sarana dan prasarana (sarpras) pada lembaga belajar yang dinaungi Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi tersebut kurang mendukung dalam kegiatan pendidikan.

Satu di antaranya, SD Negeri Bekasi Jaya IX dan XIII terlihat banyak kerusakan. Salah seorang guru pengajar membenarkan terkait kondisi kerusakan sekolah yang dapat menganggu kegiatan belajar mengajar (KBM).

Pasalnya, kata guru di sana, sudah beberapa tahun lamanya SDN tersebut belum dilakukan renovasi dan terakhir direnovasi pada tahun 2014. Sehingga pada tahun ini harus banyak dilakukan renovasi guna menunjang KBM.

“Sebagian atap plafon keropos dan  berlubang. plafon masih pakai yang lama. Ditambah lantai terlihat hitam hitam dan catnya sekolahnya pun juga sudah pudar,” ungkap guru tersebut.

Bukan hanya saja kerusakan plafon yang ditemukan. Tetapi sarpras lainnya pun amat mengkhawatirkan, seperti jumlah kamar mandi yang dianggap kurang.

Karena pihak sekolah hanya memiliki kamar mandi sebananyak empat buah untuk saat inu. Sedangkan jumlah orang di sekolah sebanyak 500 jiwa tidak sesuai, sehingga siswa lain tidak tertampung.

Selain dari kerusakan bangunan, terdapat pula bau yang tak sedap yang hadir dari kamar mandi siswa. Tentunya hal itu dapat mengganggu kesehatan terhadap orang yang di sekitarnya.

“Kamar mandi yang bau sudah dipakaikan pewangi untuk menutupi baunya. Untuk kamar mandi sudah tidak mampu menampung volume orang,” jelasnya.

Menilik kondisi itu, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto pun langsung turun meninjau sarpar di sekolah-sekolah tersebut. Tri secara lugas menegaskan akan mengupayakan pemeliharaan fasilitas yang ada di kedua SDN itu.

Selain itu, Ia meminta agar pihak sekolah mengajukan untuk perbaikan tersebut lewat Dinas Pendidikan (Disdik) setempat.

Lebih jauh, Tri menambahkan penyebab aroma tidak sedap dari kamar mandi karena sirkulasi udara yang tidak lancar dan ventilasi tidak terdapatnya ventilasi.

“Saya sudah sampaikan tadi ke guru sekolah SDN IX maupun XIII agar diajukan saja perbaikan-perbaikannya lewat dinas. Nanti kita upayakan perbaikan dan peremajaan lantai dan atap yang sudah rusak,” pungkas dia. (msr/hyt)