Beranda Daerah Cikarang Dinas PUPR ‘Lempar Bola’ ke Pusat

Dinas PUPR ‘Lempar Bola’ ke Pusat

17
0

Amblas Dipicu Dinding Penahan Jembatan, Perbaikan Telan 2 Miliar

CIBARUSAH – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi akhirnya meninjau langsung jalan jembatan Cipamingkis, Desa Cibarusah Kota, Kecamatan Cibarusah yang ambles, kemarin (10/3).

Sekretaris PUPR, Iman Nugraha mengungkapkan penyebab amblesnya jalan tersebut lantaran dinding sayap penahan oprit (wing wall,red) jembatan yang tergerus air sungai. Akibatya tanah disisi jalan juga ikut longsor dan mengakibatkan jalan ambles.

“Jalannya terjadi ambles karena memang satu minggu kemarin intensitas hujan cukup tinggi, jadi ambles itu di wing wall bangunan yang lama. Sehingga berdampak pada bangunan kontruksi yang kemarin kita bangun,” ungkap dia, kemarin (11/3).

Untuk itu, sambung Iman, pihakya sementara waktu akan menutup sayap dinding jembatan yang hancur dengan material jalan agar longsoran tidak meluas.

“Tentunya ini harus segera kita tangani ya. Kita akan turunkan alat berat untuk menutup yang longsor terbuka di wing wall itu dengan memindahkan bekas coran ke tempat yang longsor, agar longsoran tidak terus terjadi sambil menunggu cash program turun,” bebernya.

Ia melanjutkan longsoran yang terjadi disebabkan oleh bangunan lama yang longsor sehingga jalan yang baru diperbaiki ikut terkena dampaknya.

Pantauan di lokasi, kedalaman longsoran mencapai 2 atau 3 meter, sehingga diprediksi biaya yang harus dikeluarkan untuk perbaikan jalan jembatan tersebut mencapai 1,5 sampai 2 miliar.

“Penanganan jalan dari APBD kita, nanti kita coba usulkan melalui cash program, tapi kalau penanganan kali Cipamingkis itu kita mengharapkan PU pusat melalui Dirjen SDA BBWS untuk segera meninjau dan menangani kali Cipamingkis,” bebernya.

Sebenarnya, kata Iman, pihaknya telah berkirim surat ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum pada Bulan Maret 2018 lalu agar segera dilakukan revitalisasi sungai, karena ia sudah memprediksi longsoran tersebut bakal terjadi, namun hingga kini belum dapat respon dari pihak BBWS.

“Kita akan buat surat lagi ke BBWS, surat yang pertama waktu bulan Maret 2018 kita layangkan tapi sampai saat ini belum ada respon dari mereka, kita mengharapkan adanya penanganan dari BBWS agar membuat penurapan sepanjang kali,” ujarnya.

“Karena kali ini arusnya sudah berubah dan menghantam jembatan terus, kita minta dinormalisasi sehingga airnya tidak menghantam jembatan dan badan jalan lagi. Nanti kita buat surat lagi tentunya kalau misalkan tidak ada penanganan dari BBWS juga sangat riskan juga untuk penanganan yang kita lakukan,” imbuhnya.

Kendati demikian, ia akan melakukan perbaikan jalan tersebut walaupun beresiko akan terjadi ambles kembali dengan menggunakan dana Cash Program. “Kalau SK cash programnya sudah ada diharapkan sebelum lebaran sudah bisa terlewati,” tutupnya.

Sementara itu, Camat Cibarusah, Enop Chan mengungkapkan kondisi jembatan cipamingkis untuk sementara akan di buat satu jalur dengan sistem bergantian melintas dan hanya boleh dilewati kendaraan kecil, sementara untuk kendaraan besar akan dialihkan ke jalur alternatif.

“Jalur alternatif juga akan di berlakukan sepanjang jembatan Cipamingkis belum dilakukan perbaikan, maka kendaraan yang dari luar akan dialihkan menuju Jonggol dan Wibawamulya,” singkatnya. (fan/hyt)