Beranda Daerah Karawang Delapan Calon Sekda Adu Gagasan

Delapan Calon Sekda Adu Gagasan

19
0
SOROT: Delapan peserta seleksi calon Sekda Karawang mulai diuji kemampuan ide dan gagasan strategisnya untuk membangun Karawang ke depan. Peserta seleksi ini sudah dinyatakan sehat fisik dan jiwanya.

KARAWANG– Delapan peserta seleksi calon Sekda Karawang mulai diuji kemampuan ide dan gagasan strategisnya untuk membangun Karawang ke depan.  Peserta seleksi  ini sudah dinyatakan sehat fisik dan jiwanya.

Uji kemampuan para peserta seleksi dilaksanakan di Hotel Mercure, Galuh Mas Karawang, kemarin (11/3) dan dibuka oleh Prof Moh. Wahyudin Zarkasyi selaku ketua panitia seleksi. Ia didampingi tim assessor yang dipimpin  Rita Kardinasari.

Gagasan tersebut dituangkan dalam bentuk makalah yang penyusunannya diawasi langsung oleh tim penguji independen. “Makalah harus berisi tentang konsep pembangunan Karawang secara menyeluruh. Mereka harus menuangkan gagasannya apa yang akan dilakukan seandainya terpilih menjadi Sekda,” ujar Rita Kardinasari.

Makalah yang dibuat harus original atau asli hasil  ide masing-masing calon. Jika kemudian makalahnya diketahui saduran, apalagi copy paste milik orang lain, maka calon bersangkutan dinyatakan gugur dan tidak boleh mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Rita menjelaskan, peserta seleksi tidak diperkenankan mengakses internet untuk mendapatkan data dan informasi. Selain itu, selama mengikuti tes, setiap peserta hanya boleh menggunakan laptop yang disediakan  panitia seleksi.

Waktu yang diberikan untuk menulis makalah paling lama 4 jam, dimulai pukul 8.00. Makalah harus berisi tentang terobosan ide baru atau pemikiran stategis dengan perubahan yang signifikan untuk memperbaharui kondisi dan situasi saat ini. Ide tersebut harus diselaraskan dengan memperhatikan anggaran dan waktu (masa jabatan).

“Setiap tahun harus ada output dan yang terpenting harus membawa dampak perubahan pada pembangunan Kabupaten Karawang,” timpal Wahyudin Zarkasyi.

Zarkasyi juga menyarankan, agar  dalam mengatur strategi anggaran para peserta seleksi jangan terpaku pada anggaran APBD Karawang saja. Mereka juga harus memperhatikan anggaran dari provinsi atau pusat. “Akan lebih bagus kalau bisa narik dana dari luar,” ujarnya.

Menurutnya, agar makalah yang ditulis original berdasarkan ide masing-masing peserta seleksi, panitia menyediakan data dan informasi untuk bahan penulisan makalah yang bersumber dari Buku Karawang dalam Angka, Booklet Gambaran Umum Kabupaten Karawang, Laporan Akuntabilitas Kinerja, RPJMD, data BPS dan data pendukung lainnya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Asep Aang Rahmatullah mengatakan, tahap penulisan makalah itu bertujuan untuk melihat cara pandang masing-masing peserta saat terpilih menjadi Sekda Karawang. (mhs)