Beranda Daerah Subang Bupati Siapkan Naker ke Jepang

Bupati Siapkan Naker ke Jepang

10
0
AYO KE JEPANG: Bupati Ruhimat saat foto bersama usai audiensi dengan para pengusaha di Jepang di ruang rapat bupati.

Untuk Masyarakat Kecil dan Menengah di Subang

SUBANG – Untuk membangun Kabupaten Subang sesuai arahan program Tim Sinkronisasi (TOS) Bupati Subang H Ruhimat dalam waktu dekat ini akan membukan lapangan kerja yang dikhususkan untuk masyarakat kecil dan menengah. Tidak tanggung-tanggung lapangan kerja yang akan Bupati sediakan akan dipekerjakan di negara sakura Jepang.

“Setelah pertemuan dengan para pengusaha dari Jepang kita sepakat yang akan nanti kita kirim untuk bekerja di Jepang adalah masyarakat kecil dan menengah, agar memiliki penghasilan yang lebih baik dan memambah devisa negara,” kata Bupati Ruhimat.

Ditambahkan, dari audiensi dengan para pengusaha di Jepang di ruang rapat bupati kemarin, sebelum akan diberangkatkan ke Jepang para peserta dari Subang akan dibekali ilmu dan Bahasa Jepang.

“Yang utama bisa mengucapkan dan mengerti Bahasa Jepang. Dan Untuk pembekalan ilmu itu kita sudah bekerja sama dengan Disnakertrans dengan membuka kursus keterampilan bahasa. Dan semua pelatihan itu gratis, dan gratis jika ada pungutan biaya, laporkan kepada saya,” tambah Bupati Ruhimat.

Bahkan Ruhimat menyakini, masyarakat Subang yang nanti akan bekerja ke Jepang akan difasilitasi dengan paspor dan kelengkapan identitas. “Semuanya kita akan tanggung, dan yang penting niat warga Subang yang ingin bekerja keras di negara Jepang. Dan kami dari Pemkab akan memberikan keamanan dan legalitas pekerja,” ungkapnya.

Untuk tahun 2019, Subang akan mengirimkan pekerja 1000 orang ke jepang. “Tahun ini kita pastikan 1000 warga Subang yang akan berangkat untuk bekerja,” ujarnya.

Dalam kerjasama ketenagakerjaan, Pemkab Subang bekerjasama dengan Bank BRI sebagai bank mitra ketika pekerja Subang akan menyimpan uang dan atau transaksi antar negara. “Sesuai dengan kemitraan ini kami dari Bank BRI siap menfasilitas,” kata Agus Suprapto, Manager Bank BRI Cabang Subang.

Executive Direktur Indonesia Japan Bussines Forum (IJBF) Moch. Teguh dalam pemaparannya menjelaskan bahwa Jepang memeiliki permasalahan kekurangan tenaga kerja. Oleh karena itu pengusaha Jepang akan memebrikan kesempatan bagi para pekerja Kabupaten Subang untuk bekerja di Jepang dengan bisa mengajukan ke Pemerintah Provinsi. Namun direkomendasikan harus kursus bahasa dengan pihak UPI untuk menunjang SDM yang handal.

Program bekerja ke Jepang ini diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan dan pengangguran karena penghasilan di Jepang lebih dari 10 juta/bulan, serta meningkatkan devisa negara yaitu Rp 10 miliar selama 6 bulan.

Program pengiriman tenaga kerja tersebut akan mengikuti aturan dari Kementerian Ketenaga Kerjaan RI.

Mr. Kazuya perwakilan pengusaha Jepang membenarkan bahwa perusahaan di Jepang membutuhkan 1.450.000 orang tenaga kerja namun pada bulan April akan mulai direkrut sekitar 345.150 tenaga kerja.

Pada bulan April Jepang akan mulai menerima TKI diantara tenaga perawat, pemelihara gedung, industry, elektronik dengan training terlebih dahulu.

Mr. Ogawa dari Mino Industri menjelaskan bahwa perusahaannya sudah merekrut pekerja Indonesia dan mulai sekarang akan merekrut lebih banyak lagi.

Pekerja TKI yang bergerak dalam bidang industry dan elektronik sangat terlihat kinerjanya sangat memuaskan.

Untuk tenaga perawat terutama untuk merawat manula di Jepang sangat minim dan peminatnya sedikit sehingga dibutuhkan tenaga perawat saat ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kadisnakertrans Kabupaten Subang, perwakilan dari UPI Bandung Prof. Cecep Darmawan, Executive Direktur Indonesia Japan Bussines Forum (IJBF) Moch. Teguh dan Manager Bisnis Mikro BRI Cabang Subang Agus Suprapto serta tamu undangan pengusaha dari negara Jepang yaitu Mr. Kazuya Yamanouchi, Mr. Toshitaka Mimura, Mr. Kastumi Ogawa, Mr. Shinji Kurata, Mr. Toshiaki Otake dan Mr. Tora Tomoshise. (hrn)