Bulan Ramadan, SMAN 1 Batujaya Adakan Sanlat

Bulan Ramadan, SMAN 1 Batujaya Adakan Sanlat

298
0
PESANTREN KILAT: Siswa SMAN I Batujaya mengadakan pesantren kilat guna untuk meningkatkan iman dan taqwa serta mempunyai jiwa dan karakter keislamaan. YOGIE SETIADI/ KARAWANG BEKASI EKSPRES
BERBAGI

 

BATUJAYA – Banyak cara dilakukan untuk mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan yang menambah keimanan dan ketakwaan di dalam lingkungan sekolah.Seperti yang dilakukan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Batujaya, Rabu (7/6) hingga 2 hari kedepan.

Kegiatan pesantren kilat yang diadakan SMAN 1 Batujaya berjalan dengan lancar dan penuh hikmad, seta diikuti seluruh siswa kelas X dan XI.

Kegiatan yang diberi nama “Pesantren Kilat Ramadhan 1438 H”,  diadakan selama 4 hari diisi dengan tausiyah dan pemahaman tentang keagamaan kepada siswa-siswi.

Pembina Rohis, SMAN 1 Batujaya, Ustad Ahmad Ubaidillah, mengatakan kegiatan ini dimulai dari hari Selasa dan akan berakhir pada hari Jumat besok. Keseluruhan berjalan dengan lancar tidak ada kendala, siswa-siswi juga sangat antusias mengikutinya.

“Dengan kegiatan ini yang tadinya tidak bisa praktek wudhu jadi bisa, kemudian juga dilakukan praktek baca Alquran, juga Alhamdullilah mereka sudah mulai lancar dan paham. Selain itu kami disini membentuk yang namanya tutor atau mentor yang mengajarkan mereka langsung,” ujarnya kepada KBE, Rabu (7/6) disela-sela kegiatan Pesantren Kilat.

Dalam kegiatan tersebut, menurutnya para mentor atau tutor berfungsi memberikan materi kepada siswa-siswa yang ada di kelas. Dan sebelumnya mereka itu diberikan pembekalan, sehingga dalam memaparkan materi didepan siswa siswi mereka, mereka bisa menguasai.

“Materi yang diajarkan, materi praktek sholat Fardhu, karena memang di kita itu lingkungan kita, khususnya masyarakat Batujaya mereka itu masih belum bisa memahami tentang Sholat bahkan ketika Rukuh,Syarat sah sholat seperti wudhu mereka belum paham.

Makanya kami di sekolah ini menekankan pertama baca Alquran, kemudian praktek wudhu sehingga yang terakhirnya itu praktek sholat. Karena itu kan 3 dasar yang penting dalam kehidupan beragama, khusunya umat Islam,” terangnya lagi.


Dia mengatakan, kitab kuning di materi dilakukan dari jam 10.00 sampai dengan 11.30 oleh guru. Dan dari jam 11.00.sampai dengan 12.00 dilakukan shalat Dzuhur berjamaah.

“Harapan kami semoga siswa siswi memiliki keimanan yang kuat dan kuaitas ibadah ditingakatkan kembali. Yang tadinya jarang sholat menjadi rajin, sehingga mereka selalu mengedepankan taat dan patuh kepada Allah Swt dan kualitas ibadah menjadi sempurna,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Ahyar Wakil kepala sekolah (Wakasek) bidang Humas, menambahkan untuk kegiatan Pesantren Kilat ini, dari pihak sekolah menyambut baik. Keinginan program dari Rohis untuk pesantren kilat kebetulan waktunya bersamaan dengan habis kegiatan semester di sekolah.

“Penilaian akhir tahun kelas X dan XI setelah PAS kan banyak kegiatan kosong untuk KBM, kini diisi dengan kegiatan keagamaan karena berhubung disesuaikan dengan kegiatan bulan Ramadhan. Melalui kegiatan ini diharapkan bisa meningkatan keimanan dan ketakwaan kepada siswa dan juga bisa memberikan nilai-nilai karakter bagi siswa dalam kegiatan sehari hari,” pungkasnya. (gie)