SMPN II Cilamaya Wetan Keluhkan PPDB Online

SMPN II Cilamaya Wetan Keluhkan PPDB Online

537
0
PPDB: Panitia PPDB online SMPN II Cilamaya sedang menunggu up date siswa yang sedang online  ke sekolah SMK. WAHYUDI/ KARAWANG BEKASI EKSPRES
BERBAGI

 

CILAMAYA – Memasuki tahun ajaran baru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Cilamaya tengah di sibukan dengan proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB), pihak sekolah melalui panitia PPDB membantu orang tua murid mendaftarkan putra putrinya secara Online ke Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) Negeri di sekitar.

Menurut Nazmudin Kepala SMPN 2 Cilamaya Wetan mengatakan bahwa untuk, pihak sekolah akan terus mendukung penuh antusias pelajar untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, terutama SMA dan SMK Negeri sederajat di sekitar.

“kami membantu orang tua murid mendaftarkan anak nya ke sekolah sekolah tujuan, karena pada dasarnya kebanyakan orang tua murid di sini tak paham teknologi apalagi mendaftar secara online.” Ujarnya kepada KBE di ruangannya kerjanya, Rabu (7/6)

Sementara itu,  Ratih selaku panitia PPDB SMP N 2, mengaku kesulitan dalam proses pendaftaran online tersebut. Pasalnya sering sekali terjadi gangguan sistem dari pusat seperti fitur, Login, dan pemberkasan yang kerap bermasalah saat proses uploading data. “bagi saya ini ribet, banyak data yang harus di input sementara gangguan kerap terjadi.” ujarnya.


Masih kata, Ratih menceritakan beberapa kesulitan dan keluhannya selama proses pendaftaran tersebut berlangsung. dirinya dan tim baru bisa memulai input data setelah hari kedua PPDB online di buka. pasalnya, pada hari pertama kemarin banyak sekali gangguan yang menyulitakn dirinya dan tim dalam bertugas. “hari ini baru lancar input data, meskipun masih suka sedikit ada gangguan.

Sejauh ini kita sudah berhasil mendaftarkan sekitar lima puluhan sisa ke SMA dan ke SMK.” pungkasnya.

Berbeda dengan Hofifah siswi peserta PPDB online berharap dirinya dan teman teman bisa di terima di sekolah favorit yang mereka tuju.

Fifah, begitu biasa dia di sapa, mengungkapkan keresahannya terhadap sistem PPDB online. ” degdegan takut ga keterima, apalagi saya ga ngerti sama sistem pendaftaran online.” ujarnya. (cr 56)