Pelayanan PDAM Banjir Keluhan

Pelayanan PDAM Banjir Keluhan

23
0
KELUHAN: Pelayanan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Gapura Tirta Rahayu Purwakarta kebanjiran kritikan. Para pelanggan mengaku sangat kecewa dengan perusahaan air plat merah tersebut darimulai air yang kerap macet selam sebulan ke belakang hingga buruknya kualitas air.
BERBAGI

***Sudah Sebulan Air Macet, Kualitas pun Buruk

PURWAKARTA  –  Pelayanan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Gapura Tirta Rahayu Purwakarta kebanjiran kritikan. Para pelanggan mengaku sangat kecewa dengan perusahaan air plat merah tersebut darimulai air yang kerap macet selam sebulan ke belakang hingga buruknya kualitas air.

Keluhan bahkan tak hanya datang dari pelanggan biasa. Kantor pemerintahan pun menyatakan hal yang sama. Seperti yang terjadi di Kantor Kelurahan Nagrikaler, Kecamatan Purwakarta. Lurah Nagrikaler, Abah Sobandi mengeluh sudah satu bulan staff di kelurahan kesulitan air.

“Terus terang sudah sebulan tidak ada air para staff yang bekerja di sini mengeluh gimana kondisi ini kok tidak ada penjelasan dari pihak Kantor PDAM Purwakarta,” tuturnya sambil menunjukan meteran jarum PDAM di depan kantornya.

Buruknya pelayanan tak sampai di situ. Pada Rabu (10/10) salah seorang warga Perumahan Panorama, Kelurahan Cisereuh, Kristan Maulana (50) mendatangi kantor PDAM Gapura Tirta Rahayu untuk mempertanyakan langsung buruknya pelayanan PDAM kepada dirut perusahaan air plat merah ini, Dadang Sputra.

Namun baru saja sampai, langkahnya dihentikan Kassubag Humas PDAM, Kartika. Ia  menyebut pimpinannya tak berada di kantor pada saat itu. Niatan Kristan mempertanyakan buruknya pelayanan PDAM pun tak membuahkan hasil.

“Terus terang saya kecewa masa saya yang mau ketemu dirut untuk mempertanyakan keluhan warga terkait macetnya air PDAM yang tidak bisa jalan sudah sebulan, masa aspirasi ini tidak bisa disampaikan langsung ke dirut, “keluhnya.


Salah seorang warga laian, Oman menuturkan, warga yang akan mengadu ke pihak pelayanan PDAM Purwakarta terkait masalah kerusakan air  harus membayar administrasi dengan tarif tertentu yang dinilainya memberatkan pelanggan.

“Saya pernah mengalami masalah air PDAM ketika saya mau mengadu ke pelayanan masa saya harus bayar dulu biaya pengaduannya yang bener saja ini,” keluh Oman.

Metro Purwakarta (KBE Group) menerima rilis dari PDAM Gapura Tirta Rahayu mengenai sekelumit permasalahan yang dikeluhkan pelanggan melalui Kasubag Humas PDAm, Kartika. Ia berdalih macetnya air disebabkan musim kemarau yang panjang sehingga debit air di Wduk Jatiluhur berkurang dan berdampak  pada penyluran air dari PDAM.

“Adanya gangguan kesulitan air sekarang ini disebabkan volume air berkurang dari danau Jatiluhur musim kemarau, atas adanya gangguan ini Pihak PDAM minta maaf pada pelanggan atau konsumen semoga lancar kembali,” tulisnya. (san/mhs)