Selama 7 Bulan Terima Suap Hampir 2 M

Selama 7 Bulan Terima Suap Hampir 2 M

18
0
SOROT: Mantan Kasie Perizinan DPMPTSP Subang, Asep Santika terbukti dalam persidangan menerima suap tak tanggung-tanggu dari 19 perusahaan besar sekaligus yang akan mengurusi izin prinsip dan izin lokasi di Subang.
BERBAGI

***19 Perusahaan Besar Terlibat

***Asep Santika Divonis, Keluarga Menangis

SUBANG –  Mantan Kasie Perizinan DPMPTSP Subang, Asep Santika terbukti dalam persidangan menerima suap tak tanggung-tanggung dari 19 perusahaan besar sekaligus yang akan mengurusi izin prinsip dan izin lokasi di Subang.

Sidang Tipikor Pengadilan Negeri kelas 1A Bandung, Rabu (11/10)  kemarin Memvonis Asep kurungan penjara 4 tahun 6 bulan serta denda sebesar 200 juta, subsider dua bulan penjara.

Pada fakta persidangan, Asep yang menjabat Kasie Periszinan di DPMPTSP selama 7 bulan terhitung dari bulan Agustus 2017 sampai awal februari 2018.  Selama kurun waktu itu, Asep sudah mengantongi duit suap dari 19 perusahaan hampir 2 miliar.

Majelis Hakim memberikan waktu selama 7 hari untuk Asep melakukan banding atas vonis yang dia terima. “Anda diberi waktu 7 hari jika ingin melakukan naik banding,” kata hakim.


Asep tidak menjawab apa yang diputuskan Hakim Tipikor Bandung. Di saat yang sama terlihat banyak rekan kerjannya hadir memberikan dukungan moril. Ruangan sidang terlihat haru ketika keluarga, anak dan istrinya memeluk Asep usai sidang.

Ketika hendak masuk kedalam mobil tahanan, Asep pun tidak memberikan jawaban, ketika KBE memberikan pertanyaan apakah akan melakukan banding atau tidak.

“Saya tidak bisa bicara lebih banyak, silahkan pengacara saya yang menjawab,” kata Asep kepada KBE.
Pada fakta Sidang, disinyalir akan ada tersangka baru yang akan muncul selain bos PT Pura Binaka Mandiri dan PT Alfa Sentra Property, Puspa Sukrina alias Koh Asun. Hal ini dibuktikan dengan adanya 19 perusahaan yang sudah member suap Asep untuk selanjutnya diberikan pada mantan Bupati Subang Imas Aryumingsih.

Seperti diketahui, PT Pura dan PT Alfa dua dari 19 perusahaan yang sudah dibongkar kasus suapnya. KPK tak berhenti. Belasan perusahaan lain pun akan mulai diperiksa. Salah satunya pt Global Daeri Alami. yang lokasinya di Dawuan ditengarai memiliki masalah administrasi izinnya di atas lahan aset pemerintah.  (hrn/mhs)