Anggaran Atlet Telah Cair, KONI dan DPRD Disalahkan

Anggaran Atlet Telah Cair, KONI dan DPRD Disalahkan

12
0
SOROT: Kepala BPKD Subang Syawal, menyebut telatnya pencairan anggaran untuk atlet disebakan DPRD yang telat mengetuk palu APBD-P 2018 dan telatnya pengajuan anggaran dari KONI Subang.
BERBAGI

SUBANG – Para atlet Subang yang dikirim ke Porda XIII Jawa Barat mengeluh hingga anggaran untuk mereka sebanyak 4 miliar dari Pemkab Subang tak kunjung cair.

Kepala BPKD Subang Syawal, menyebut telatnya pencairan anggaran untuk para atlet Subang disebakan DPRD yang telat mengetuk palu APBD-P 2018 dan telatnya  pengajuan anggaran dari KONI Subang.

“Uang sebesar 4 milyar tersebut, sudah ada di kas daerah Kabupaten Subang, dan uang tersebut tidak bisa dicairkan karena DPRD Subang telat ketok palu dana APBD Perubahan tahun 2018, dan juga pihak KONI Subang telat dalam pengajukannya. Hasil ketuk palu para anggota dewan kemarin terkait  anggaran  APBD  Perubahan Subang tahun ini baru diajukan kepada gubernur Jabar,” katanya.

Dikatakan Syawal, ada mekanisme yang harus ditempu untuk mencairkan anggaran. Ia pun meminta para atlet dan official kontingen Subang bersabar.


“Bisa saja duit tersebut dicairkan tapi saya sebagai pengelola keuangan daerah sudah melanggar aturan hukum dan bisa berurasan dengan KPK. Kami harap kepada para atlet, pelatih dan official, harus bersabar dikit, kalau sudah ada rekomendasi dari gubernur, akan kami berikan secepatnya,” ujar Syawal.

Salah satu atlet Subang, Nop mengatakan, anggaran tersebut tengah sangat dibutuhkan oleh para atlet. Apalagi kini kontingen Subang diembani tugas yang cukup berat pada Porda kali ini, tembus di 10 besar dengan raihan 20 medali emas.
” Uang tersebut sangat dibutuhkan oleh para atlet Porda Subang,” keluh Nop.

Hingga saat ini dikatakan Nop, para atlet tak mendapatkan asupan makan bergizi yang optimis akibat mandegnya anggaran untuk para atlet.

“Kesulitan untuk juara tersebut harus didukung anggaran lalu maskan bergizi dan hinggga saat ini kami tidak mendapatkan gizi yang layak termasuk nutrisi,” ujar Nop. (bds/mhs)