Poli Kulit Titipan Pejabat

Poli Kulit Titipan Pejabat

204
0
RSUD Karawang
BERBAGI

***Peremajaan Poli dan Pengangkatan Orang Dekat Bupati Tuai Sorotan

KARAWANG – Adanya dugaan pengelolaan yang kacau di RSUD Karawang pasca diubah menjadi BLUD seperti yang diungkapkan eks Dirut RSUD Karawang, Asep Hidayat Lukman beberapa lalu ke awak media disinyalir benar adanya.

Kini kisruh muncul setelah adanya peremajaan poli kulit dan kelamin di RSUD pun berlanjut adanya dugaan titipan pengangkatan tiba-tiba Tenaga Kontrak Kerja (TKK) Spesialis Kulit Kelamin (SpKK) di Poli Kulit Kelamin RSUD Karawang pada dr Fitra Hergyana yang notabene dokter RS swasta.

Fitra diketahui memiliki hubungan sangat dekat dengan Bupati Karawang Cellica Nurrchadiana. Bahkan beberapa kali sempat muncul mendampingi Cellica ke sejumlah acara dan di instastory akun pribadi Cellica.

Informasi yang dihimpun awak media, peremajaan poli kulit menuai kecemburuan poli-poli lain di RSUD seperti poli anak serta poli syaraf. Pasalnya, peremajaan poli kulit dinilai tak terlalu diperlukan saat ini. Sebagian dari mereka menilai peremajaan ruang UGD lebih mendesak ketimbang peremajaan poli kulit.

Praktisi hukum Asep Agustian saat dimintai tanggapan oleh awak media mengatakan, saat ini penganggaran ploting ABPD Karawang untuk kebutuhan pembangunan sering tidak relevan dengan persoalan yang ada. Alias skala prioritas masih tak tepat sasaran.

saya maksud dan temen-temen lainnya soal beberapa pos anggaran APBD Karawang yang selama ini tidak relevan dengan kondisi lapangan,” tutur Askun belum lama ini.

Munculnya persoalan baru soal peremajaan poli kulit dan kelamin RSUD Karawang diklatakan Askun, kendati pola penganggaran pembangunan di RSUD itu berbeda dengan OPD lain (Organisasi Perangkat Daerah), namun ditegaskan Askun, tetap saja kondisi di lapangannya harus tetap berada di bawah pengawasan Pemkab dan DPRD Karawang.


Di sisi lain pengangkatan dr Fitra Hergyana  menjadi Tenaga Kontrak Kerja (TKK) Spesialis Kulit Kelamin (SpKK) di Poli Kulit Kelamin RSUD Karawang mendapat sorotan dari tenaga medis di interbnal RSUD sendiri. Disebut-sebut mereka heran dengan pengangkatan Fitra. Pasalnya masih ada dokter TKK ahli lainya yang sudah berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang belum diangkat menjadi TKK SpKK.

Terlebih, dr. Fitra sendiri disebut-sebut sebagai dokter swasta yang baru bergabung di RSUD Karawang. Namun tiba-tiba saja diangkat menjadi TKK SpKK dan diduga masuk dalam Usulan Penetapan Rincian Formasi berdasarkan surat Sekda Karawang Nomor : 800/5227-BPKSDM/2018, tertanggal 13 September 2018.

Untuk diketahui, pada 2018 ini Sekda Karawang telah mengeluarkan surat “Usulan Penetapan Rincian Formasi” CPNS, yang diantanya Formasi Khusus Eks TH-K2 sebanyak 2 orang, Formasi Umum Tenaga Guru sebanyak 165 orang, Formasi Tenaga Kesehatan sebanyak 43 orang.

Termasuk di dalamnya satu Tenaga Kesehatan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Ahli Pertama S1 Kedokteran Spesialis Kulit dan Kelamin di RSUD Karawang, yang diduga sudah disediakan untuk pengangkatan dr. Fitra Hergyana. (bbs/mhs/kbe)