Tersisa 12 Pasang, Diminta Belajar Serius di Karantina

Tersisa 12 Pasang, Diminta Belajar Serius di Karantina

26
0
MOJANG JAJAKA: Ajang pencarian bakat Mojang dan Jajaka (MOKA) Kabupaten Karawang 2018 yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) memasuki babak 24 besar yang terdiri dari 12 pria dan 12 wanita.
BERBAGI

****Pemilihan Mojang dan Jajaka Karawang 2018

 Ajang pencarian bakat Mojang dan Jajaka (MOKA) Kabupaten Karawang 2018 yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) memasuki babak 24 besar yang terdiri dari 12 pria dan 12 wanita. Para remaja segudang talenta berkompetisi demi menjadi ikon remaja kota pangkal perjuangan.

KEPALA seksi (kasi) Pemasaran Pariwisata dan Budaya Disparbud Karawang, Waya mengatakan, semifinalis Moka 2018, diikuti oleh 42 orang, hasilnya terseleksi 12 pasang mojang dan jajaka. Peserta Moka 2018 diikuti remaja usia dari 17 tahun sampai dengan 23 tahun, dari jenjang pendidikan SMA sampai dengan mahasiswa, yang  berstatus belum menikah.

“Para peserta antusias berlomba menjadi yang terbaik dalam kreativitas untuk menjadi Mojang Karawang dan Jajaka Karawang tahun 2018,” terang Waya kepada KBE, Rabu (12/09) di ruang kerjanya.

Waya mengatakan, kriteria penilaian sendiri dilihat dari keluasan wawasan peserta  terutama tentang pariwisata dan kebudayaan.

“Kedua tentang Karawang itu sendiri, tentang penguasaan umum mengenai kabupaten Karawang, apa saja yang telah mereka ketahui mengenai kota kelahiran mereka. Dan juga wawasan secara nasional maupun internasional,” ucapnya.

Lanjut Waya, dalam semi final ini, penampilan atau performamce dinilai.. Baim itu gayanya, cara berbica, dan gerak. Untuk pakaian sendiri nanti akan diberi penilaian saat grand final.

“Grand Final Moka 2018 akan dilaksanakan tanggal 6 oktober 2018 di salah satu Hotel di Karawang. Pemenang pertama nanti mewakili kabupaten Karawang untuk berlaga bertanding, di tingkat provinsi, akan diikuti se Jawa Barat di Bandung,” tutur Waya.

Ia mengimbau para finalis, dapat belajar dengan sungguh sungguh untuk berkompetisi di pelaksanaan Grand Final nanti, dan bisa mengikuti Karantina dengan sebaik-baiknya.

“Artinya bukan karantina dalam arti menginap, tetapi karantina mengikuti rangkaian kegiatan dari mulai tanggal 13 september hari ini. Seperti rangkaian kegiatan di antaranya photoshoot, video, tarian,” ucap Waya. (*)