RSUD Karawang Terlilit Hutang Hingga Rp 7 Miliar

RSUD Karawang Terlilit Hutang Hingga Rp 7 Miliar

77
0
BERBAGI

KARAWANG- Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang, terlilit utang hingga mencapai Rp 7 miliar akibat tingginya piutang yang belum tertagih.

“Itu merupakan utang dari pengadaan obat dan belanja barang habis pakai seperti kapas, perban, alat suntik, dan lain-lain yang dilaksanakan pada tahun 2017,” kata Direktur Utama RSUD Karawang, Asep Hidayat Lukman, Selasa, 9 Januari 2018, dilansir Kantor Berita Antara.

Ia mengatakan, pengadaan obat dan belanja barang habis pakai tersebut nilainya mencapai sekitar Rp7 miliar. Hingga kini pengadaan obat dan belanja barang habis pakai tersebut belum dibayarkan. Dengan demikian, manajemen rumah sakit terlilit utang sekitar Rp7 miliar.

“Kegiatan itu masih ditanggung rekanan, dan kami masih utang,” kata Asep.

Menurut dia, Manajemen RSUD Karawang mempunyai utang karena terkendala keuangan. Kondisi itu terjadi karena piutang sekitar Rp24 miliar belum tertagih selama tahun 2017.

Piutang tersebut merupakan klaim BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan yang belum tertagih selama 2 bulan, November hingga Desember 2017.

Ia mengatakan, piutang tersebut relatif besar karena sepanjang tahun 2017 pasien di rumah sakit ini didominasi peserta BPJS Kesehatan.

Catatan manajemen, selama Januari hingga Desember 2017, sekitar 70 persen pasien RSUD tersebut merupakan peserta BPJS Kesehatan. (KBE)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY