Berusaha Kabur, Satu Pelaku Curanmor Ditembak

Berusaha Kabur, Satu Pelaku Curanmor Ditembak

196
0
BERBAGI

KARAWANG– Berusaha melarikan diri dan melawan saat ditangkap, DN (24) pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh Resmob Polres Karawang.

Polisi akhirnya berhasil menangkap dua orang teman tersangka, Kar (45) dan Rac (44). Tersangka DN yang berprofesi sebagai petani ini merupakan otak sindikat curanmor dibantu Rcn sebagai joki dan Kar yang menjadi penadah.

Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, anggotanya terpaksa menembak tersangka DN karena melawan dan berusaha untuk kabur saat diminta untuk menunjukan lokasi teman-temannya. Tersangka dilumpuhkan setelah ditembak bagian kaki dan langsung roboh.

“Saya instruksikan kepada setiap anggota untuk berani bertindak tegas, apalagi jika sudah membahayakan keselamatan anggota. Kami berhasil menangkap dua orang teman tersangka dan saat ini sedang dalam pemeriksaan,” katanya kepada wartawan, Rabu (10/1).

Lanjut Hendy, penangkapan ini berawal ketika anggotanya dari jajaran Resmob mendapat informasi dari masyarakat akan ada transaksi jual beli motor bodong. Atas informasi dari masyarakat itu polisi kemudian melakukan pengecekan di lokasi yang sudah ditentukan untuk transaksi. Setelah dilakukan pengintaian anggota Resmob mengetahui ada pelaku curanmor yang akan melakukan jual beli motor bodong.

“Tersangka ditangkap anggota kami  karena mencoba menjual motor curian. Kami mengamankan motor curian dan kunci leter T dengan beberapa mata kuncinya,” ungkapnya.

Menurut Hendy, kawanan curanmor ini tidak hanya beroperasi di Karawang, namun juga beroperasi diwilayah Subang. Berdasarkan pengakuan tersangka ada 11 lokasi pencurian yang berhasil menggondol motor milik masyarakat. Lokasi tersebut seperti di Kampung Prako Cilamaya, Klari, Kosambi, Tamelang, Cikampek, Lemahabang Wadas, Pancawati, Klari, Karawang Barat, Pamanukan Subang, Pabuaran Subang.

“Pengakuan sementara memang ada 11 lokasi pencurian yang mereka lakukan sejak Maret 2017. Tapi kami melakukan pengembangan dan mendalami kasus ini,” jelasnya.

Dari hasil penangkapan itu polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit motor Honda CBR 150, 1 unit suzuki satria FU, 1 unit honda beat warna merah putih, 3 buah mata kunci leter T, 1 buah kunci astag, 1 buah kunci kontak, 1 buah soket kontak motor, 5 buah handphone. (rie)