Empat Dokumen Penting yang Wajib bagi Pasangan Calon Subang

Empat Dokumen Penting yang Wajib bagi Pasangan Calon Subang

84
0
RAPAT KOORDINASI: KPU Kabupaten Subang sedang melakukan rapat koordinasi persiapan pendaftaran calon Bupati. HARUN HISYAM / KARAWANG BEKASI EKSPRES
BERBAGI

 

SUBANG – KPU Kabupaten Subang merilis sejumlah dokumen persyaratan yang harus dilengkapi pasangan calon (paslon) dan partai politik pengusung paslon bupati/wakil bupati peserta pilkada, yang melakukan pendaftaran ke KPU.

Komisioner KPU Divisi Teknis, SDM dan Parmas, Ahmad Koncara, menyebut, paslon yang didaftarkan oleh parpol atau gabungan parpol, wajib menyerahkan syarat calon sebagaimana tertuang dalam Pasal 42 ayat (1) Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2017.

Syarat tersebut wajib ada dan keabsahannya diteliti pada masa penelitian. Jika belum memenuhi syarat, maka dapat dilengkapi pada masa perbaikan.

Dokumen lainnya yang harus dilengkapi adalah syarat calon yang diterbitkan oleh instansi berwenang, seperti Laporan Harta Kekayaan dari KPK, dokumen surat keterangan bebas hutang dari Pengadilan Negeri dan dokumen dari kantor pajak.

Dia menyebut, jika dokumen-dokumen syarat itu masih dalam proses pengurusan, calon bisa menyerahkan tanda terimanya.”Tetapi dokumen yang sebenarnya harus diserahkan pada saat masa perbaikan. Hal-hal ini sebagaimana tertuang dalam lampiran Surat Edaran KPU RI Nomor 17/PL.03.2-SD/06/KPU/I/2018 tentang Panduan Teknis Pencalonan Seri Pendaftaran, yang sudah disampaikan kepada pimpinan partai politik pada saat Rapat Koordinasi Persiapan dan Simulasi Pendaftaran Paslon Bupati dan Wakil Bupati Subang Tahun 2018,” paparnya.

Selanjutnya Dia menerangkan, parpol atau gabungan parpol yang mendaftarkan pasangan calon (paslon), secara kumulatif wajib menyerahkan empat dokumen syarat pencalonan.

Yakni, pertama, B-KWK Parpol Surat Pencalonan; kedua, B.1-KWK Parpol Keputusan DPP tentang Persetujuan Pasangan Calon; ketiga, B.2-KWK Parpol Surat Pernyataan Kesepakatan Partai Politik/Gabungan Partai Politik dalam pencalonan; dan keempat, B.3-KWK Parpol Surat pernyataan kesepakatan antara partai politik/gabungan partai politik dengan pasangan calon.

Selain itu, tutur dia, paslon terancam gagal dalam pendaftaran, apabila persyaratan yang diajukan kepada KPU tidak lengkap hingga batas akhir waktu pendaftaran.

“Bisa saja terjadi saat dokumen wajib tidak lengkap jika waktu pendaftaran sudah habis. Jadi jangan sampai gagal karena habisnya waktu pendaftaran,” katanya.

KPU telah memberikan waktu tiga hari untuk pendaftaran peserta pilkada, sebagaimana tertuang dalam tahapan pemilu serentak 2018. Waktu yang tersisa 9 Januari dan besok 10 Januari 2018.

“Silakan manfaatkan baik-baik waktu pendaftaran tersebut, dan untuk hari terakhir dibuka dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB,” pungkasnya. (Hrn)