Modus Penipuan BBN Sertifikat

Modus Penipuan BBN Sertifikat

93
0
H. Adang, Kepala Desa Kutagandok
BERBAGI

Sudah Lima Sertifikat Tanah Milik Warga Belum Kembali

KUTAWALUYA – Kepala Desa Kutagandok H.Adang, dirinya merasa tertipu oleh salah seorang oknum calo yang mengaku bisa mempercepat Biaya Balik Nama (BBN) Sertifikat, kepala desa ini dijanjikan akan secepatnya selesai, namun sampai saat ini uang lenyap dari lima (5) Sertifikat tanah milik warga belum kembali.

Hal tersebut terungkap dari keluhan Kepala Desa Kutagandok H. Adang, dirinya menyayangkan dengan kelakuan oknum Berinisial R tersebut, karenanya orang itu kenal baik dan sering datang.

” Ya tadinya saya percaya karena kalau urusan yang pertamanya sih beres, tapi urusan yang ini nge BBM sudah dua tahun lamanya malah uang hilang sebesar sekitar Rp 10 juta, dari 5 Sertifikat tanah, ” keluh H. Adang kepada KBE, Kamis (4/1) di Rumahnya.

Dikatakanya, Sertifikat itu adalah punya warga Desanya yang hendak  membuat Biaya Balik Nama (BBN) Sertifikat, awalnya Oknum tersebut menawarkan diri jika ada yang akan Biaya Balik Nama (BBN) Sertifikat bisa lewat dirinya bisa lebih cepat.

” Warga saya sudah sering menanyakan kapan selesainya, kalau masalah uang sudah saya ganti tapi ini sertifikat warga saya aga kesulitan, cuman nanti jika menemukan orang tersebut tolong dibilangin sertifikatnya, kalau masalah duit saya tidak akan minta ganti. Masalah uang tidak saya permasalahkan, warga saya sangat memerlukanya,” katanya.

Sebelumnya kejadian yang sama di alami oleh Sekdes Wahyu yang saat ini selaku Staf di Kecamatan Rengasdengklok, dirinya mengeluh karena tertipu dengan urusan Biaya Balik Nama (BBN)Sertifikat lewat R tersebut, bahkan Wahyu mengatakan jika bertemu dengan yang bernama R tolong agar secepatnya menghubunginya, karenanya kasus tersebut menyangkut kerugian orang lain.

“Sebenarnya bukan saya saja yang tertipu dengan urusan seperti itu, saya sampai sekarang mencarinya agar mengembalikan uang dan surat surat tersebut,”pungkas  Wahyu. (odk)