Melawan saat Diringkus, Komplotan Rampok Didor Polisi

Melawan saat Diringkus, Komplotan Rampok Didor Polisi

126
0
BERBAGI

KARAWANG- Melawan petugas ketika akan diringkus, tiga dari lima tersangka komplotan  rampok spesialis Koperasi Simpan Pinjam (KSP) terpaksa harus merasakan timah panas  polisi. Para pelaku pernah beraksi di tiga tempat yang berbeda di Karawang, terakhir di Kantor Koperasi Simpan Pinjam Citra Jaya II Perum Saraswati Blok B Gang Baladewa No.45, Desa Cikampek Selatan, Kecamatan Cikampek.

Tersangka diantaranya, Rheja Simanjuntak (22), Anwar Jerry Siregar (30), Rudolf Silalahi (30) Perum BMI I, Desa Dauwan Tengah, Kecamatan Cikampek, Robert Lumban Tobing (32) Kampung Tano Tombangan Angkola, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan (pelaku), dan Ranto Sigalingging (19) Perum BMI I, Desa Dauwan Tengah, Kecamatan Cikampek (penadah).

“Kami terpaksa ‘denda’ tiga dari lima tersangka dengan timah panas, karena berusaha melawan petugas saat akan ditangkap. Empat tersangka merupakan pelaku utaman dan satu penadah ditangkap pada Selasa (19/12),” kata Wakapolres Karawang, Kompol M Rano Hadiyanto kepada wartawan saat ekspose, Rabu (20/12).

Lanjut Wakapolres, ke empat tersangka merupakan komplotan rampok spesialis koperasi simpan pinjam. Mereka beraksi di tiga tempat diantaranya koperasi simpan pinjam Citra Jaya II Perum Saraswati Blok B Gang Baladewa No.45, Desa Cikampek Selatan, Kecamatan Cikampek, 24/11) dengan kerugian Rp 102 juta. Kantor Koperasi BCB Blok A1/12 Rt 001/007, Desa Balonggandu, Kecamatan Jatisari, (30/8) dengan kerugian Rp 76,8 juta. Kantor Koperasi Mitra Niaga Glory, Alamat Perum Sukaseuri Blok H No. 9, Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, (20/6) dengan kerugian Rp 80 juta.

“Mereka beraksi dua bulan sekali dan berhasil membawa kabur uang Rp 252,8 juta. Hasil rampokanya digunakan untuk dikirim ke kampung halaman mereka (Meda-red) dan kebutuhan sehari-hari di Karawang,” ungkapnya.

Wakapolres mengatakan, penangkapan mereka berawal dari rekaman CCTV di lokasi kejadian. Dalam rekaman tersebut terlihat motor datang, kemudian petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap para pelaku. Kemudian pihanyak mencari bukti yang lebih menguatkan lagi di mana pada saat dilakukan pengembangan hp korban yang waktu itu diambil pelaku.

“Dari tangan mereka, kita amankan barang bukti, 3 motor, 2 buah pisau belati, 1 buah pisau lipat, 3 buah handphone. Untuk modusnya pelaku melakukan pencurian dengan cara menodongkan pisau lalu mengikat korban dan mengambil uang dan hp milik korban serta memaksa korban utk membuka brankas koperasi,” jelasnya.

Wakapolres mengatakan, Polres Karawang masih mengejar satu pelaku lainnya yang berinisial M SGR (DPO). Keempat pelaku utama dikenai pasal 365 dengan ancaman penjara selama 7 tahun. Sedangkan untuk penadahnya dikenai pasal 480 dengan hukuman 5 tahun penjara. (rie)