Relawan BARIKADE Kecewa Golkar Tarik Dukungan Emil-Daniel

Relawan BARIKADE Kecewa Golkar Tarik Dukungan Emil-Daniel

Pasangan Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqin Syafiuddin

147
0
BERBAGI

Ancam Boikot Cagub-Cawagub Jabar  yang Baru

KARAWANG. Ribuan relawan Barisan Ridwan Kamil-Daniel Muttaqin Syafiuddin yang disingkat BARIKADE, mengaku kecewa dan menyayangkan munculnya pencabutan rekomendasi Cagub-Cawagub Jabar Ridwan Kamil-Daniel Muttaqin Syafiuddin oleh DPP Partai Golkar dengan Ketua umum yang baru Airlangga Hartarto.  Bahkan Relawan BARIKADE yang tersebar di berbagai pelosok Jabar, terutama di wilayah Pantura, mengancam untuk melakukan boikot  dukungan terhadap Cagub-cawagub baru yang akan direkomendasikan oleh Partai Golkar tersebut.

“Kami sangat kecewa dan menyesalkan dengan munculnya secara mendadak surat pencabutan dukungan atau rekomendasi untuk Cagub-Cawagub Emil-Daniel oleh DPP Partai Golkar. Kami anggap keputusan itu sepihak dan tanpa alasan yang jelas. Ini sangat subjektif,” ujar Ketua Umum Relawan BARIKADE, Suyatno Ismail kepada KBE, kemarin (18/12).

Menurut Suyatno, seharusnya sebelum rekomendasi perncabutan itu keluar, DPP Partai Golkar memanggil dulu Daniel Muttaqien atau Ridwan Kamil. Untuk menanyakan alasan-alasan yang mendasari mmengapa Emil belum mengambil keputusan soal calon pendampingnya di Pilgub Jabar.

Karena, Menurut Suyatno, untuk mengambil keputusan menetapkan pendamping tidak mudah. Karena, mungkin Ridwan Kamil harus melahirkan keputusan secara cantik  yang bisa diterima oleh partai-partai koalisi lainnya. Selain itu, legitimasi Ketua Umum DPP Partai Golkar yang baru sendiri, Airlangga Hartarto dalam surat pencabutan itu, masih diragukan. Karena Ketum baru itu belum  dikukuhkan dalam Munaslub Partai Golkar.

 “Belum dikukuhkan sebagai ketum di Munaslub, tapi sudah berani mengeluarkan keputan pencabutan dukungan. Sehingga kami anggap keputusan yang terburu-baru dan legitimisasinya juga diragukan keabsahannya,” jelasnnya.

Sekretaris Umum Relawan BARIKADE, Dudung Abdulhadi menambahkan, pihaknya mensinyalir, pencabutan rekomendasi tersebut lebih didasari oleh kepentingan seseorang yang memiliki nafsu politik besar untuk menjadi calon Gubernur Jawa Barat, seperti sosok Dedi Mulyadi selaku Ketua DPD Partai Golkar Jabar. Padahal, orang itu elektabilitasnya rendah sesuai hasil survei yang dilakukan oleh lembaga-lembaga survei yang ada.

“Dedi Mulyadi, kami anggap memiliki nafsu politiknya sangat besar. Ia terus membuat berbagai manuver untuk membatalkan rekomendasi tersebut. Hal ini tidak diwaspadai oleh DPP Partai Golkar, sehingga keluarga surat pencabutan ini” jelasnya.

Awalnya, relawan BARIKADE yang tersebar  diberbagai kabupaten/kota di Jabar, merasa simpatik dengan sikap Partai Golkar yang mengusung Emil-Daniel. Karena Emil diangap figure kepala daerah dari wilayah Priangan yang sudah terbukti berhasil memimpin, kemudian  Daniel Muttaqien merupakan kader sangat potensial partai Golkar dari Pantura yang bisa mendulang suara signifikan dalam Pilkada Jabar 2018. Sehingga diyakin pasangan Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien akan memenangkan pertarungan di Pilkada Jabar.

“Kalau Partai Golkar benar-benar final mencabut dukungan untuk Emil-Daniel, kami masyarkat Jabar, terutama di Pantura yang selama ini bersatu dengan membentuk Relawan Barikade, akan melakukan boikot dukungan. Siapapun yang akan diusung partai Golkar, termasuk Dedi Mulyadi sebagai Cagub atau Cawagub, kami tidak akan mendukungnya. Kami bisa memprediksi, Cagub/cawagub dari partai Golkar nanti, selain Emil-Daniel, akan sulit untuk meraih kemenangan,” tegasnya. (red)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY