Iyus Tak Tersentuh Bantuan

Iyus Tak Tersentuh Bantuan

97
0
TERKAPAR: Iyus (20) terkapar tak berdaya menahan sakit. Diduga menjadi korban malpraktik bidan desa. DOKUMENTASI KARAWANG BEKASI EKSPRES
BERBAGI

Ibu Muda yang Diduga Jadi Korban Malpraktik Bidan Desa

RENGASDENGKLOK- Dugaan kelalaian yang dilakukan oknum bidan sehingga menimbulkan sobekan dan sakit pada saluran anus disayangkan oleh beberapa pihak. Pasalnya selain membuat korban menderita berkepanjangan, dugaan tidak memilikinya rasa tanggung jawab dan itikad baik dari oknum bidan membuat dunia kesehatan di Kabupaten Karawang semakin carut-marut.

Kepala Desa Dukuhkarya, Komara Irawan, menyayangkan dugaan malpraktik yang terjadi pada Iyus (20), warga Dusun Dukuhbarat Desa Dukuhkarya Kecamatan Rengasdengklok yang merupakan warganya sendiri.

Menurutnya, hal tersebut tidak perlu terjadi jika bidan bekerja sesuai dengan prosedur. Komara mengaku terkejut saat membaca surat kabar yang memberitakan adanya dugaan malpraktik terhadap Iyus yang kebetulan tinggal dekat dengan rumah salah seorang aparat desa.

“Tidak menyangka kondisinya menjadi seperti sekarang ini,” ujarnya, kepada KBE, Senin (18/12).

Ia mengaku,  beberapa hari lalu keluarga Iyus meminjam mobil desa untuk pergi ke RS Proklamasi. Namun dirinya tidak mengetahui jikalau tujuan Iyus ke rumah sakit hendak membuka jahitan dan menjahit ulang jahitan pada saluran anus, yang sebelumnya dilakukan oknum tersebut.

“Kalau ini mal praktek, harus diusut, harus segera cepat di selesaikan. Keluarga korban yang mengatakan Iyus menderita kesakitan, bahkan untuk tengkurap saja tidak bisa, harus tidur menyamping karena sakit pada saluran anusnya,” ujarnya.

Dirinya berharap, selain dari pihak Desa Dukuhkarya yang membatu agar pihak luar juga membantu kondisi Iyus saat ini. Bila perlu dilakukan pengecekan ulang.

“Saya berharap agar Iyus cepat sembuh dan kembali pulih lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Puksesmas Rengasdengklok, Siti Yuliana selaku pimpinan tempat dimana bidan yang diduga melakukan malpraktik yakni bidan Rita Gunawan bekerja hingga berita ini diturunkan belum bisa memberikan keterangan apa-apa karena sedang tidak ada di kantornya.

“Kepala puksesmas sedang keluar, Pak. Kasubag TU juga sedang keluar, sedang ada rapat di Hotel Brits Karawang selama 2 hari,” ujar salah seorang staff Puskesmas, Solihin, ketika KBE mendatanginya.

Seperti diketahui, Iyus diduga menjadi korban malpraktik bidan Rita, setelah dibenarkan secara medis oleh RS temat Iyus dirujuk, jika ada kesalahan saat melakukan penjahitan pasca Iyus melahirkan. (gie)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY