Kasus Dugaan Ijazah Palsu Imas Masih Berlanjut

Kasus Dugaan Ijazah Palsu Imas Masih Berlanjut

50
0
MENUNJUKAN: Bupati Imas sedang menunjukan ijazah yang dituding palsu oleh sebagian masyarakat Subang. HARUN HISYAM/METRO SUBANG
BERBAGI

KPUD Subang: No Komen

SUBANG- Dugaan kasus ijazah palsu Bupati Subang Imas Aryumningsih saat ini masih menjadi sorotan berbagai lapisan masyarakat. Namun Ketua KPUD Subang, Maman Suparman yang pernah dimintai keterangannya oleh Polres Subang pada bulan Agustus lalu sampai saat ini enggan memberikan pernyataan detail terkait dugaan kasus tersebut.

Ketika dihampiri oleh KBE dan dimintai keterangan apa saja yang ia berikan dan dimintai tanggapan lebih lanjut, Maman enggan menanggapinya.

“Saya tidak mau banyak berkomentar tentang ijazah palsu bupati Subang yang saat ini menjadi omongan orang,” kata Maman, Selasa (5/12).

Menurut Maman, yang bisa memeberikan tanggan lebih lanjut mengenai dugaan ijazah palsu Imas ialah aparat penegak hukum yang tengah mendalami kasus tersebut. Ia juga sempat mengatakan kasus ini dikabarkan masih ditangani oleh jajaran Mapolda Jawa Barat.

“Yang bisa menjawab pertanyaan ini adalah Polda, dengan kabar kasus ini sudah sudah masuk ke ranah Polda,” kata Maman.

Seperti diketahui, Maman pada bulan Agustus  lalu sempat dipanggil oleh jajaran Polres Subang untuk dimintai keterangan soal kasus dugaan ijazah palsu milik Bupati Subang Imas Aryumningsih.

“Dipanggil itu untuk memberi keterangan terkait ijazah Bu Imas,” kata Maman.

Saat ditanya mengenai perkara apa saja selain dugaan ijazah palsu  milik bupati, Maman menegaskan dirinya dipanggil hanya untuk menjelaskan perkara keaslian ijazah Imas.

Sementara Sekjen Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kaka Sumita mengkritisi sikap KPUD Subang yang enggan bicara secara gamblang soal dugaan ijazah palsu Imas. Menurutnya, hal tersebut wujud kemandulan kinerja KPUD Subang.

“Jadi jika KPUD tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut artinya KPUD sudah tidak independen lagi dalam melakukan penyelenggaraan pilkada di Subang, dan masyarakat harus waspada kemungkinan akan terjadi kecurangan dalam pilkada di 2018 nanti,” kata Kaka Sumita dalam jumpa pers kemarin di kantor KPUD subang. (hrn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY