Penahan Setnov Tak Pengaruhi Rekom Emil-Daniel

Penahan Setnov Tak Pengaruhi Rekom Emil-Daniel

79
0
Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien
BERBAGI

Optimis Raih Kemenangan di Pilkada Jabar

JAKARTA – Proses penahanan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut tidak berdampak pada prosesi pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur di seluruh daerah, termasuk di provinsi Jawa Barat.

“Penahanan Pak Setya Novanto olek KPK, tidak ada masalah dengan rekom Pilkada.Semua berjalan sesuai aturan yang ada,” ujar Ketua DPP Golkar Yahya Zaini kepada Wartawan, Minggu (19/11).

Untuk Pilkada di Jabar sendiri, jelas Yahya, partai Golkar terus melakukan komunikasi intensif dengan mitra koalisi guna memenangkan Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien.

Golkar sendiri, berharap nama Daniel bisa diterima oleh mitra koalisi sehingga memudahkan Ridwan Kamil dalam mengambil keputusan.

“Kursi Golkar paling banyak, 17 kursi, wajar kalau wakil diberikan ke Golkar. Dukungan dan kekuatan Golkar sangat penting bagi kemenangan RK,” tambahnya.

Secara geopolitik, pasangan Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien disebut sangat tepat. Sebab, Ridwan mewakili daerah Parahiyangan, sementara Daniel mewakili daerah Pantura.

“Sehingga peluang untuk menang, pasangan Ridwan Kamil dengan Daniel ini sangat besar,” tegasnya.

Sementara itu, Daniel sendiri sepekan terakhir ini terlihat sibuk blusukan untuk menemui berbagai elemen masyarakat maupun memenuhi undangan pertemuan warga, terutama di wilayah Pantura Cirebon.

Banyaknya dukungan untuk Daniel yang merupakan putra Bupati Indramayu Hj Anna Sophana ini, menjadi motivasi tersendiri.

“Saya bersyukur dan gembira dengan antusiasnya berbagai elemen masyarakat Pantura untuk mendukung dan siap mensukseskan pencalonan kami. Doa restu dan dukungan warga Pantura ini, menjadi modal sangat berharga bagi kami untuk menghadapi Pilkada Jabar,” ujar Daniel usai jadi nara sumber dalam dialog politik bertemakan Meneropong Jabar dari Pantura di Jl Perjuangan-Cirebon, Sabtu malam (18/11). (mak)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY