Pengurus Kecamatan Golkar Geram

Pengurus Kecamatan Golkar Geram

54
0
SUMRINGAH : Usai menerima SK dari DPP Partai Golkar Ridwan Kamil nampak sumringah bersama Setya Novanto dan Daniel Muttaqien. CATUR AZI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
BERBAGI

 

Penyerahan Surat Tak Dilakukan di Kantor DPD Jawa Barat

JAKARTA – DPP Partai Golkar menyerahkan Surat Rekomendasi pencalonan Ridwan Kamil–Daniel Muttaqien untuk maju dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Kantor DPP Partai Golkar di Jakarta pada Kamis (9/11), Pukul 13.00 WIB siang ini.

Kabar ini bertolak belakang dari keterangan Sekjen Idrus Marham, yang sebelumnya selalu mengatakan bahwa penyerahan surat rekomendasi akan dilaksanakan di kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat di Bandung.

Perubahan lokasi penyerahan surat rekomendasi yang terkesan mendadak dan dipaksakan itu menebarkan aroma tidak sedap. Mayoritas kader mencurigai ulah segelintir elit DPP Partai Golkar yang akan tetap memaksakan pilihannya meski mendapat penentangan sangat keras dari mayoritas kader dan kekuatan arus bawah Partai Golkar.

Kabar pemindahan lokasi penyerahan itu beredar dalam surat yang tersebar melalui grup Whatsapp pengurus Partai Golkar Jawa Barat. Dalam surat yang hanya ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham tersebut dijelaskan bahwa Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat harus menghadirkan para Ketua DPD Kabupaten/Kota untuk menyaksikan penyerahan Surat Rekomendasi.

Sebelumnya Idrus mengatakan, sesuai mekanisme Partai Golkar, Surat Rekomendasi akan diserahkan oleh DPP kepada DPD I dalam hal ini DPD Jawa Barat. Kemudian DPD Golkar Jawa Barat lah yang diminta mengatur waktu penyerahan surat kepada Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien.

“Nanti diserahkan kepada DPD Jawa Barat, kemudian DPD Jawa Barat didampingi DPP Bidang Pemenangan Jawa I menyerahkannya kepada Kang Emil,” ucap Idrus, Sabtu (4/11) di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, saat memperlihatkan Surat Rekomendasi kepada awak media.

Langkah Idrus Marham itu ditanggapi geram oleh mayoritas kader arus bawah yang tergabung dalam Forum Pengurus Kecamatan (PK), Pengurus Desa dan Pengurus Kelurahan Golkar se-Jawa Barat.

Juru Bicara Forum, Yayan Heryana mengatakan penyerahan Surat Rekomendasi yang memilih tempat di Kantor DPP Partai Golkar tersebut menjadi bukti bahwa pengusungan Ridwan Kamil–Daniel Muttaqien adalah murni keinginan elit DPP Golkar, bukan hasil proses yang berdasarkan aturan partai.

“Langkah DPP ini membuktikan bahwa Emil–Daniel bukan keinginan kader, elit DPP Golkar saja yang menginginkan. Kenapa tidak berani berhadapan dengan kami selaku kader di bawah? Kenapa tidak mengambil tempat di Kantor Golkar Jabar?,” jelas Yayan, Kamis (9/11).

Pengurus Partai Golkar Kecamatan Nagrek, Kabupaten Bandung tersebut juga menilai DPP Golkar sebenarnya takut menanggung malu jika menyerahkan Surat Rekomendasi di depan para kader Golkar di Jawa Barat. Ini karena, nama yang tercantum dalam surat tersebut sama sekali tidak mencerminkan aspirasi kader.

“Tentu saja mereka malu. Sejak kapan ada Emil–Daniel di Partai Golkar? Kami tidak pernah menyebut nama mereka dalam sosialisasi ke masyarakat. Lah kami saja tidak kenal kok, ini malah dijadikan pasangan calon,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Yayan juga meminta agar para sesepuh dan pimpinan DPP Partai Golkar yang masih punya hati nurani untuk segera menyikapi persoalan tersebut. Menurut Yayan, langkah segelintir elit itu dapat menggerogoti Golkar yang tingkat kepercayaan dan elektabilitasnya terus terpuruk.  “Kami desak agar para sesepuh dan pimpinan DPP Golkar untuk segera bersikap mengatasi tindakan yang merusak martabat Golkar,” tegasnya. (ctr)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY