Korban Perkosa Kades Harus Lapor Polisi

Korban Perkosa Kades Harus Lapor Polisi

479
0
BERBAGI

KARAWANG – Dugaan kasus pemerkosaan yang dialami R (35) warga Kecamatan Telukjambe Timur oleh oknum kepala desa untuk segera melapor ke pihak kepolisian. Hal tersebut disampaikan salah satu praktisi hukum di Karawang, Zulkarnaini, SH. MH.

“Korban harus melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Supaya cepat bisa di proses dan pelakunya bisa ditangkap,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (7/11).

Lanjut Zulkarnaini, jika melihat kronologi yang disampaikan korban diberbagai media cetak dan online. Pihaknya mengecam ulah bejat oknum kades tersebut, pasalnya selain diduga memperkosa R, oknum Kades tersebut juga mengancam korban untuk tidak menceritakan kejadian tersebut dan akan menyebar foto bugil korban dan membunuh keluarganya.

“Jika melihat kronologi yang saya baca, itu perbuatan biadab yang tidak seharusnya dilakukan oleh seorang aparatur negara,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Karawang, AKBP Ade Ary juga telah memerintahkan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Karawang, Ipda Herwit Yuanita untuk menyelidiki informasi tersebut. Selain Kanit PPA, Kapolres juga telah menghubungi Kapolsek Teluk Jambe Timur, Kompol Endang Kusnandar.

“Kami sarankan untuk membuat laporan polisi agar kasus tersebut segera ditindak lanjuti. Tolong kirimkan saya data korban termasuk alamat korban, biar saya datangi rumahnya untuk mencari informasi tersebut,” Kata Kapolsek Teluk Jambe Timur, Kompol Endang Kusnandar melalui sambungan telepon.

Sebelumnya, Sebelumnya, korban sebut saja namanya Bunga mengatakan, awalnya pada (26/6) kemarin hari kedua Hari Raya Idul Fitri. Ia melintas depan rumahnya (kades) dan saat itu dia ada didepan teras, kemudian mendatanginya dengan niatan bersilahturahmi ke keluarganya.

“Saat itu saya disuruh masuk oleh pak Kades dan katanya ada ibu didalam rumah. Saya pun masuk ke dalam rumah dan ternyata kosong tak ada siapa-siapa. Namun tiba-tiba pintu depan ditutup kemudian langsung dikunci oleh pak Kades,” katanya kepada KBE sambil mengeluarkan air mata, Minggu (5/11).

Lanjutnya, ia sambil berontak, namun dia (kades) menariknya ke dalam salah satu kamar. Dan saat itu sudah ada alat-alat yang terbuat dari kaca (diduga bong), ia dipaksa untuk menghisapnya. Setelah itu, kepalanya merasa pusing, pengen muntah serta lemas dan kemudian dia langsung menggagahi dirinya.

“Setelah menyetubuhi saya dan sebelum pulang, pak Kades sempat mengancam untuk tidak memberitahu ke siapa pun. Karena dia mengaku telah memfoto dan kalau bilang foto tersebut akan disebarkan,” ungkapnya. (rie)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY