Ketua Komisi III Salahkan Dewan Dapil VI

Ketua Komisi III Salahkan Dewan Dapil VI

120
0
KELAPANGAN: Pihak dinas PUPR Kabupaten Bekasi mengecek lansung kondisi jalan yang dikeluhkan warga karena setiap harinya terendam oleh genangan air. JIOVANNO NAHAMPUN/CIKARANG EKSPRES
BERBAGI

Ranio Sebut Jangan Saling Menyalahkan

CIKARANG PUSAT – Ketua Komisi III, Kardin sudah mendapatkan kabar persoalan penutupan Jalan KH Fudholi, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, yang ditutup warga. Penutupan tersebut lantaran warga kesal tidak ada perbaikan persoalan drainase dan jalan yang sudah bertahun-tahun rusak.

“Sebenarnya persoalan jalan itu sudah dikasih tahu oleh Yudhi Darmansyah (Ketua Komisi I DPRD, red) ke saya sebagai Komisi III,” kata Kardin kepada Cikarang Ekspres, pada Senin (9/10), diruangannya.

Kardin mengatakan, Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi sebagai Mitra Dinas PUPR, belum tahu sudah ada tidak adanya usulan untuk perbaikan jalan tersebut. Sehingga, seharusnya Dewan yang berada di Dapil VI mengusulkan anggaran untuk perbaikan di Musrenbang.

“Memang kalau bisa kita gunakan anggaran darurat, kalau memang jalan itu benar-benar dibutuhkan masyarakat apalagi lokasi dekat sekolahan. Mungkin seharusnya teman-teman dewan di Dapil tersebut berpikir, karena masing-masing masih punya tugas yang ada di Dapilnya itu,” sindir Kardin.

Sementara itu, Politisi Partai Bulan Bintang (PBB), Ranio Abdillah yang juga Anggota Komisi I menegaskan, tidak seharusnya Kardin sebagai Ketua Komisi III menyalahkan Anggota DPRD yang berasal di Dapil VI. Pasalnya, persoalan tersebut seharusnya saling membahu untuk perbaikan di Kabupaten Bekasi.

“Gak ideal sama-sama anggota dewan terus menyalahkan. Kalau pun kegiatan itu tidak musrembang atau tidak terkomodir, Komisi III juga harus bisa memprioritaskan jalan rusak yang ada di Kabupaten Bekasi,” kata Ranio.

Ranio juga menyindir kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH), persoalan drainase tersebut juga ditemukan banyak sampah yang menyumbat. “Dinas kebersihan (DLH,red) juga harus punya peran kaitan sampah  yang menumpuk di drainase, karena salah satu faktor penyebab banjir itu banyak sampah,” jelas dia.

Terpisah, Ketua RT 01 RW07, Desa Karangasih, Nairih mengatakan, pihaknya sudah melakukan kerja bakti bersama warga untuk membersihkan saluran air, khususnya yang berada di pertigaan jalan yang menghubungkan Jl. KH. Fudholi dan KH. Dewantara.

“Kita sudah ajak warga untuk kerja bakti membersihkan saluran air. Kalau habis kerja bakti saluran airnya lancar tapi nggak lama ya mampet lagi karena terlalu tinggi,” ucapnya.

Saat kerja bakti, kata dia, sempat diberi uang oleh Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin sebesar Rp200 ribu. “Waktu itu pas kebetulan Ibu Bupati lagi lewat dan kita dikasih ‘uang kopi’ sama beliau jadi ya mungkin Ibu Bupati juga sudah tau dengan persoalan disini,” ucapnya.

Bahkan, pihaknya pun telah menyampaikan perbaikan drainase agar segera dilakukan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Desa. “Sudah kita sampaikan ke Musrenbang Desa. Waktu itu sih pak lurah dan pak camat juga sempet datang ke lokasi tapi cuma ngukur-ngukur doang,” kata Nairih.

Ia pun berharap, agar persoalan tersebut bisa segera diatasi. “Ya kita mah dari RT pengennya bisa kasih yang terbaik buat warga. Mudah-mudahan bisa cepet selesai persoalannya,” kata dia.

Sementara itu, Camat Cikarang Utara, Atang Firmansyah, berjanji akan segera memperbaiki drainase yang menjadi penyebab timbulnya genangan air di Jl. KH. Fudholi, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara.

“Jadi gini, tadi pagi (kemarin,red) kita udah cek ke lapangan bersama Dinas PUPR, Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat setempat Insya Allah besok kita langsung lakukan perbaikan,” kata Atang Firmansyah.

Perbaikan yang dilakukan kata dia, adalah dengan melakukan normalisasi saluran air (drainase) yang berada di kanan dan kiri jalan. “Itu kan penyebabnya mungkin karena sudah banyak lumpur ya dan ada posisi beton saluran yang terlalu tinggi sehingga nanti akan kita perbaiki,” tandasnya. (jio)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY