Tak Ada LMPV, Penjualan Chevrolet Tidak Terganggu

Tak Ada LMPV, Penjualan Chevrolet Tidak Terganggu

185
0
BERPOSE : Branch Manager CNW, Hermawan Yafandi berpoto didepan Chevrolet Captiva. DIMAS APRIYANTO/CIKARANG EKSPRES
BERBAGI

BEKASI TIMUR-Meski dunia otomotif di tanah air dihebohkan kehadiran dua MPV baru dari Mitsubishi dan Wuling, diler resmi mobil Chevrolet, PT Citra Nusa Wahanan (CNW) Cabang Bekasi tetap optimis penjualan tidak akan terganggu.

Hal tersebut disampaikan Branch Manager CNW Bekasi, Hermawan Yafandi ditemui Cikarang Ekspres diruang kerjanya. Chevrolet tidak bermain di segmen yang sedang heboh tersebut. “Chevrolet kan tidak bermain disegmen itu,” katanya.

Pria yang akrab disapa Akim ini mengatakan hingga saat ini sejak peluncuran dua mobil baru dipameran GIIAS tersebut tidak membuat penjualan Chevrolet turun dan terhitung tetap stabil. Trax tetap menjadi andalan diler.

“Hingga saat ini belum ada penurunan karena kehadiran mobil. Karena memang Chevrolet tidak mengambil disegmen itu. Yang paling laris di Chevrolet tetap Trax dan segmen itu tidak LMPV melainkan SUV,” tuturnya.

Akim mengaku enggan mengkomentari tentang kehadiran dua mobil tersebut. Namun dirinya meyakini sebagai kendaraan Eropa Chevrolet menawarkan kenyaman dan fasilitas yang mumpuni disetiap unit mobil yang ditawarkan.

Dikatakan Akim saat ini penjualan masih ditopang Trax dengan dominasi hingga 60 persen. Trax masuk dalam kategori SUV dimana disegmen tersebut mencatat penjualan yang cukup menarin disbanding tahun sebelumnya.

“Chevrolet ini menawarkan kenyaman dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan fitur yang menjawab kebutuhan pengguna mobil yang juga membuat penggunan merasakan keamanan dalam berkendara,” tuturnya.

Menurut Akim untuk Trax lawan mobil ini bukanlah Xpander ataupun Canfero. Trax melawan mobil-mobil Jepang yang sudah mempunyai lawan di segmen LMPV. Seperti Honda dengan HR-V dan Nissan dengan Juke.

“Sebenarnya saya tidak mau komentar dengan merek lain. Saya fokus saja dengan produk yang kami jual. Yang jelas Chevrolet itu tidak main-main dalam menghadirkan kendaraan dan memang benar-benar menawarkan kenyamaan lengkap dengan fitur canggih,” tuturnya.

Performa LSUV periode Januari-Juli turun 22,15 persen, atau hanya mencapai 58.552 unit. Sementara pada periode yang sama tahun lalu 75.214 unit. APM) memang ada yang memproyeksi optimis segmen ini 2017, tapi ada juga yang tidak terbuai. pasar SUV di Indonesia terutama di segmen bawah masih menunjukkan rapor merah. Padahal tahun lalu, segmen ini tumbuh signifikan dibanding 2015 (Januari-Desember) mencapai 58,78 persen. (dim)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY