Bandar Sabu Telukjambe-Telagasari Dibekuk

Bandar Sabu Telukjambe-Telagasari Dibekuk

258
0
BERBAGI

KARAWANG– Tiga bandar sabu asal Telukjambe Barat dan Telagasari disergap Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Karawang di Kampung Calung, Desa Karang Mulya, Kecamatan Telukjambe Barat, Minggu (6/8) pukul 02.00 WIB. Mereka ditangkap dirumah salah seorang pelaku ketika sedang membagi-bagikan sabu yang akan diedarkan.

Ketiga tersangka diantaranya, Karmin alias Kaming (32) warga Kampung Calung Rt 001/001, Desa Karang Mulya Kecamatan Telukjambe Barat. Ostib alias Murlog (31) warga Kampung Karangligar, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat. Yedi Syam alias Manyun (27) warga Kampung Pasir Telaga, Desa Telagasari, Kecamatan Telagasari.

“Ketiga tersangka ditangkap saat akan membagi-bagikan sabu yang nantinya akan diedarkan di wilayah Karawang. Dari tangan mereka kami amankan 15 paket sabu total berat 10,7 gram, timbangan digital, dan 3 handphone,” kata Kasat Narkoba Polres Karawang, AKP Eko Condro kepada KBE, kemarin.

Eko mengatakan, penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat. Karena didaerahnya sering dijadikan tempat untuk transaksi narkotika jenis sabu, setelah itu ia melakukan penyelidikan dan ternyata itu merupakan rumah salah seorang bandar yang selama ini Target Operasi (TO).

“Saat itu kami langsung sergap ternyata ada ketiga bandar sabu. Ketika di geledah tersangka Karmin menemukan sabu seberat 7,1 gram, dari tersangka Ostib 2,4 gram sabu, dan tersangka Yedi ada 1,2 gram sabul,” ungkapnya.

Lanjut Eko, dari hasil dari introgasi barang haram tersebut yang ada pada masing-masing tersangka berasal dari tersangka Karmin. Menurut keterangan tersangka Karmin, dia mengakui barang tersebut adalah miliknya yang di dapat dari kenalannya di Cirebon yaitu Ade (DPO).

“Tersangka Karmin mengaku membeli sabu lewat telepon dan dia belum pernah bertemu dan saat ini masih dilakukan pencarian. Kini ketiga tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Karawang guna pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka dikenai pasal 114 Ayat (1) subside pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman empat tahun penjara dan denda paling banyak Rp 10 miliar. (rie)