Minim Fasilitas Murid MI Tetap Semangat Belajar

Minim Fasilitas Murid MI Tetap Semangat Belajar

261
0
SEADANYA: Meskipun dengan fasilitas seadanya, murid kelas IV di MI Raudhatuttauhid Desa Cibening Kecamatan Bungursari, tetap melakukan proses belajar. YUSUP BACHTIAR/ KARAWANG BEKASI EKSPRES
BERBAGI

PURWAKARTA– Potret buram pendidikan Madrasah Ibtidaiyah yang notabene merupakan berada di pusat kota yang terletak di jalan protokol antara Kecamatan Bungursari ke Kabupaten Purwakarta berharap pemkab Purwakarta memperhatikan kondisi sarana dan prasana disekolah tersebut.

Menurut Ketua Yayasan E Tohari mengatakan, Yayasan Raudhatuttauhid merupakan sekolah yang berbasis Madrasah atau sekolah agama, dengan tujuan mendidik generasi muda Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, serta berakhlak mulia, berada ditempat yang strategis, namun masih kekurangan ruang belajar.

Di sekolah tersebut terdapat pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI setara SD) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs serta SMP), bersebelahan dengan SPBU Cibening dan jalan raya protokol.

Wali kelas IV Liena Herlina Wali kelas IV mengatakan proses kegiatan belajar dan mengajar di kelas sering kali terganggu oleh bau menyengat dari bensin dan truk pengangkut sampah yang melintas, dan terkadang dikala musim penghujan, air sering masuk dari cela cela dinding yang terbuat dari bambu tersebut.

Sementara menurut Ahmad Nail Nurohman dan Khofiya Muthi Idharydini, siswa kelas IV MI Raudhatuttauhid, berharap Pemerintah daerah memperhatikan nasibnya bersama puluhan orang teman lainnya.

Mereka berharap, pemerintah bisa membantu keinginan untuk segera memiliki ruang belajar yang memadai dan layak, dapat segera diwujudkan. “Kami inginkan memiliki ruang kelas yang berdinding dari tembok, bukan seperti saat ini, ruang belajar kami terbuat dari bambu dan beralaskan kayu,” katanya. (cr 50)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY