Pesaing Avanza Kian Menantang

Pesaing Avanza Kian Menantang

172
0
PERSAINGAN: Produsen mobil asal China, Wuling siap bersaing dengan produk mobil asal Jepang , Avanza yang saat ini tingkat penjualan tertinggi.
BERBAGI

BEKASI-Anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) bertambah satu lagi dengan kehadiran pabrikan asal China, Wuling Motors melalui PT SGMW Motor Indonesia. Meski bertambah anggota, Gaikindo masih menargetkan penjualan mobil sebanyak 1,1 juta unit untuk tahun ini.

“Ya kita lihat lah, tetap kami tahun ini memprediksi 1,1 juta kendaraan,” kata Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi.

Untuk tahun ini, Wuling menargetkan penjualan sebanyak 8.000 unit. Mobil-mobil Wuling pun sudah diproduksi di dalam negeri, tepatnya di pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat.

“Penjualan ini tergantung pada PT SGMW sendiri. Bagaimana strategi pemasaran, produk, harganya, lalu aftersales servis, suku cadang, pembiayaannya, dan lain-lain,” tambah Ketua I Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto di kesempatan yang sama.

Menurut Jongkie, untuk tahun ini mungkin kehadiran Wuling belum membuat target penjualan kendaraan meningkat. Sebab, Wuling baru mulai menjual produkinya pada Agustus mendatang.

“Kami juga belum tahu berapa banyak yang akan disebarkan sampai akhir tahun. Jadi tahun ini kami belum mengubah target apa-apa, masih di angka 1,1 juta unit. Peningkatannya tahun depan? Insya Allah,” kata Jongkie.

(Gaikindo) menilai, persaingan itu merupakan hal yang normal. Kehadiran Wuling juga bisa saja menambah kontribusi industri otomotif Tanah Air.

“Persaingan itu hal yang normal karena saat ini kita hanya memasarkan sekitar 1,1 juta kendaraan per tahun, sementara penduduk di atas 250 juta. Sekarang kalau lihat Australia penduduk 25 juta satu tahun bisa 1,2 juta. Kita masih jauh,” katanya.

“Kalau dikatakan macet, ya memang di Jakarta macet. Tapi Jakarta bukan mewakili Indonesia, peluangnya masih sangat terbuka,” tambahnya.

Kehadiran Wuling merupakan hal yang bagus dalam kompetisi industri otomotif Indonesia. Apalagi, konsumen juga mendapat beragam pilihan kendaraan dari berbagai pabrikan.

“Banyak yang bisa dipilih konsumen, harga juga makin kompetitif,” ujar Nangoi.

Nangoi menyambut positif kedatangan Wuling yang langsung membangun pabrik di Indonesia.
“Berkali-kali kami mengatakan, kami berpihak pada industri kendaraan bermotor (mobil). Jadi kami enggak melihat negaranya dari mana, apakah Jepang, Eropa, Amerika, atau China yang penting dia berinvestasi di Indonesia,” kata Nangoi.

Sebab, lanjutnya, tujuan Gaikindo adalah menjadi wadah asosiasi industri kendaraan bermotor. Jadi, yang terpenting adalah perusahaan otomotif berinvestasi di Indonesia demi kemajuan industri ini.

“Tentunya dengan melihat Wuling berinvestasi US$ 700 juta dengan hire pegawai baru hingga 3.000 orang tentu kami sambut sangat positif,” kata Nangoib. (dim)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY