Duet Emil-Daniel Dinilai Wakili Priangan dan Pantura

Duet Emil-Daniel Dinilai Wakili Priangan dan Pantura

4228
0
BERBAGI

INDRAMAYU- Pasca lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah, keinginan masyarakat pantura, terutama di wilayah Ciayumajakuning untuk duet kepemimpinan Jawa Barat kedepan berasal dari perwakilan tokoh masyarakat Priangan dan Pantura terus menguat. Pasalnya, wilayah Jabar dengan 27 kabupaten/kota terbagi dalam masyarakat Priangan (Sunda) dan Pantura (Jawa).

“Sudah saatnya duet kepemimpinan Jabar kedepan merupakan tokoh keterwakilan dari wilayah Priangan dan Pantura. Dengan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar yang akan dilaksanakan tahun depan (2018,red), sudah saatnya figur dari Pantura, terutama dari Ciayumajakuning bisa tampil, minimalnya sebagai wakil orang nomor satu Jabar,” ujar Harry Saputra Gani, anggota DPRD Kota Cirebon kepada KBE disela-sela menghadiri pernikahan putra Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Jabar H Eryani Sulam MSi di desa Tugu Kecamatan Sliyeg-Indramayu, akhir pekan kemarin (8/7).

Tokoh masyarakat Ciayumajakuning dari kalangan muda ini, menganggap, wilayah pantura, terutama Ciayumajakuning (Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan) sudah banyak memiliki figur-figur potensial untuk menjadi pemimpin ditingkat regional maupun nasional. Bahkan pada Pilgub DKI sendiri, pasangan yang terpilih sebagai Gubernur dan Wagub DKI adalah Anis Baswedan dan Sandiaga Uno adalah keturunan Kuningan dan Indramayu. Anis lahir di Kuningan dan Sandiaga lahir dari seorang ibu yang berasal dari Indramayu.

“Kalau DKI saja, keturunan Ciayumajakunig, maka kepemimpinan Jabar nanti, mesti ada dari Ciayumajakuning. Dewasa ini sudah banyak muncul figur Calon Gubernur, seperti Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, Dedy Mulyadi, dan Iwan Karniwa. Kami berharap, akan ada figur dari Ciayumajakuning yang bisa digandeng menjadi Wakilnya. Sehingga duet Priangan-Pantura bisa tampil pada Pilgub Jabar nanti,” tambahnya.

Lebih lanjut Harry menjelaskan, dari sekien banyak figur Bacagub yang muncul, sosok Ridwan Kamil atau akrab disapa RK lebih diunggulkan. Sosok RK yang sudah didelkarasikan oleh Partai NasDem Jabar, dinilai sebagai sosok pemimpin sederhana yang sudah terbukti berhasil memajukan Kota Bandung dan dianggap layak memimpin Jabar. Hanya saja, sampai saat ini, RKsendiri belum menentukan pasangan wakilnya. Untuk itu, pihaknya berharap RK bisa menggandeng figur calon wakilnya dari pantura, terutama Ciayumajakuning.

Ada beberapa tokoh Ciayumajakuning yang masuk bursa layak menjadi Cawagub, seperti, dari PDI Perjuangan ada nama-nama H. Sutrisno (Majalengka), Abdi Yuhana (Sekretaris PDIP Jabar asal Indramayu) dan Ono Surono (Anggota DPR RI asal Indramayu). Kemudian dari Partai Golkar, ada nama seperti Daniel Muttaqien Syafiuddin (Anggota DPR RI dari Indramayu), dan dari Partai Demokrat ada Herman Khaeron (Anggota DPR RI asal dapil Cirebon-Indramayu), serta lainnya.

“Dari sekian nama tokoh Ciayumajakuning itu, menurut kami dari kalangan muda, berharap RK bisa berpasangan dengan figure Danil Muttaqin Syafiudin atau DMS. Duet RK-DMS ini cukup ideal yang mewakili masyarakat Priangan dan Pantura. DMS yang saat ini duduk sebagai anggota DPR RI adalah sosok muda yang potensial dari Ciayumajakuning yang juga dari berasal dari partai Golkar. Apabila mereka diusung Partai Nasdem dan Partai Golkar Jabar, maka pasangan ini akan memenangkan Pilgub” tegasnya.

DMS sendiri pernah duduk sebagai Anggota DPRD Provinsi Jabar periode 2009-2014. Kemudian, aktif sebagai Ketua IMI Jabar, Pengurus BPD HIPMI Jabar, Pengurus PSSI Jabar. Putra Bupati Indramayu ini sempat duduk dikepengurusan DPD Partai Golkar Jabar dan kini kembali sebagai Ketua DPD Partai Golkar Indramayu.

Pelaksana Harian (Plh) Ketua Ormas Wiralodra Center (Wircen) Indramayu, H Caridin SPd ditempat terpisah mengatakan jika duet Priangan dengan keterwakilan masyatakat Pantura, terutama dari Ciamajakuning tidak terwujud, banyak kalangan masyarakat yang akan kembali menguatkan untuk segera terwujudnya provinsi Cirebon. “Karena dari dulu sampai saat ini, keterwakilan kepemimpin Jabar belum mengakomodir figur dari Ciayumajakuning. Sehingga dianggap, pemerataan pembangunan di wilayah kabupaten/kota di Ciayumajakuning yang potensi yang besar ini, belum dirasakan,” tegasnya.

Sementara itu, Dewan Pertimbangan DPD Partai Nasdem Indramayu, Suyatno Ismail menegaskan, pihaknya terus gencar mensosialisasikan pencalonan RK sebagai Cagub Jabar. “Hasil konsolidasi DPD Partai NasDem Indramayu sendiri, kami sangat berharap RK bisa menggandeng wakil dari wilayah pantura, khususnya Ciayumajakuning. Kami nilai tokoh atau figur yang tepat damping RK, adalah berasal dari pantura untuk pendamping Kang Emil ini,” ujar Suyatno Ismail, Dewan Pertimbangan DPD Partai Nasdem Indramayu. (mak)