Ruslan Subanda Fokus Lanjutkan Program Pembangunan

Ruslan Subanda Fokus Lanjutkan Program Pembangunan

355
0
MESRA: Usai berdialog nampak Ama Ruslan Subanda terlihat mesra dengan Ketua DPC PPP Budi Sopyan Muplih dan KH Ubang Asy'ari dan pengurus partai. CATUR AZI / KARAWANG BEKASI EKSPRES
BERBAGI

PURWAKARTA – Ama Ruslan Subanda akan tetap fokus menjalankan tugas – tugasnya saat ini sebagai PNS, kedepan jika memang diberikan kepercayaan oleh rakyat dan partai pengusung di Pilkada Purwakarta tahun 2018 nanti dan terpilih bukan tidak mungkin akan menjalankan program – program pembangunan disegala sektor yang sudah dilakukan oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Menurut Ama Ruslan, program pembangunan yang saat ini sudah berjalan haruslah dilanjutkan diperiksa dan dijaga. Harus diakui,  semua program unggulan yang saat ini berjalan sudah sangat baik dan menyentuh kepada kepentingan publik dan masyarakat.

Diantaranya program pelayanan ATM beras yang sudah mulai berjalan, program itu kata Ama sangatlah menyentuh dan mengedepankan kepada kepentingan dan kebutuhan masyarakat sehingga sangat perlu dilanjutkan, katanya Minggu (9/7).

Termasuk juga pendidikan agama yang baik tiidak boleh dikesampingkan harus menjadi landasan, seorang pemimpin juga harus memiliki pondasi aqidah dan akhlak yang baik. Untuk itu ia berharap, semua program pembangunan di Purwakarta juga harus didukung oleh semua pihak termasuk

Namun demikian terang Ama semua itu haruslah didukung dengan anggaran yang cukup sehingga program pembangunan disemua sektor berjalan cukup baik.

Sementara itu, Ketua Majelis Syari’ah  KH Ubang Asy’ari dalam kesempatan itu mengatakan seorang calon pemimpin yang akan didukunya haruslah memiliki aqidah dan akhlak yang amanah. Termasuk juga peduli dengan kepentingan rakyat dan memiliki program dalam mengembangkan agama Islam.

Sedangkan Ketua DPC PPP Kabupaten Purwakarta  Budi Sopyan Muplih berharap bisa memilih dan mendukung  calon bupati yang bisa membawa kearah Purwakarta Berkah. Menurut Budi,  menurutnya calon bupati memiliki aqidah dan akhlak yang amanah.

Sedangkan kata Budi dalam, acara halal bihalal yang diselenggarakan dengan membahas terkait dengan solusi gagasan. Pertama soal kinerja yang disesuaikan dengan tupoks, kedua penambahan jam pelajaran pendidikan agama sebagai pondasi aqidah dan akhlaq.

Ketiga terang Budi, tentang optimalisasi pelayanan dengan memaksimalkan fungsi puskesmas dan pelayanan RSUD Bayu Asih baik managerial maupun sarananya, keempat peningkatan sinergitas dan keterlibatan ulama sebagai dalam kebijakan agama, sosial budaya, kelima pembentukan BUMD guna penyerapan tenaga kerja serta peningkatan PAD, dan terakhir optimalisasi sumberdaya alam guna ketahanan pangan dg melakukan pembinaan dan peningkatan anggaran dalan bidang pertanian, perkebunan dan peterakan serta perikanan. (ctr)