Kekerasan ART, Sudah 8 Saksi Diperiksa

Kekerasan ART, Sudah 8 Saksi Diperiksa

11
0
Kanit IV Satreskrim Polres Purwakarta, Iptu Budi Suheri (tengah)
BERBAGI

KRIMINAL

PURWAKARTA -Kasus dugaan adanya kekerasan yang mengakibatkan asisten rumah tangga (ART) meninggal dunia belum bisa dibuktikan oleh jajaran Satreskrim Polres Purwakarta.

Padahal, makam Siti Munasiroh (27) pada Rabu (25/7) telah dibongkar untuk dilakukan autopsi.

Makam yang berada di TPU Cigelam itu dibongkar karena Siti dikuburkan oleh majikannya, Jaya Berlina (42) secara tergesa-gesa.

Wanita asal Kebumen, Jawa Tengah itu bekerja di sebuah rumah di Perumahan Ganda Sari, Cigelam, Babakan Cikao, Purwakarta.

Kanit IV Satreskrim Polres Purwakarta, Iptu Budi Suheri telah memeriksa lebih dari delapan saksi untuk mencari bukti adanya kekerasan.

“Para saksi itu berasal dari sekitar rumahnya majikan korban, saksi pada saat menguburkan mayatnya, kemudian tetangga kiri kanan rumah, supaya mengetahui kehidupan korban saat bekerja di situ,” kata Budi aat dikonfirmasi di Mapolres Purwakarta, Ciseureuh, Purwakarta, Senin (30/7).

Dari kesemua saksi termasuk majikan Siti, kata Budi, tidak ada yang mengarah kepada adanya kekerasan yang mengakibatkan kematian korban.

Tubuh korban yang telah membusuk karena telah satu minggu dikuburkan, menjadi kendala pemeriksaan autopsi.

Hasil autopsi yang dilakukan pun, menurut pengakuan Budi, belum di dapatkan pihaknya hingga kini.

“Untuk mengarah ke pasal kekerasan, kami harus buktikan melalui hasil autopsi dan keterangan ahli dalam hal ini dokter forensik, dokter lain,” ucapnya. (san)