Laporan Terus Mengalir

Laporan Terus Mengalir

48
0
BERBAGI

 Soal Pungli, Sekdis dan Rs Tantang Para Pelapor 

SUBANG -Gonjang-ganjing soal ribetnya pengurusan laporan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja (Anjab ABK) yang menjadi celah terjadinya praktik pungutan liar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang, kian gaduh.

Para ASN, terutama dari kalangan guru yang diwajibkan membuat laporan Anjab ABK itu mengaku cape membuat Anjab ABK itu, karena setiap kali menyerahkan ke Kantor Disdik pasti dikembalikan lagi dengan alasan banyak kesalahan.

Seperti yang dialami Deni, seorang guru ASN di Subang yang mengaku beberapa kali bolak-balik menyerahkan berkas Anjab ABK itu ke Rs, seorang petugas di Bagian Umum dan Kepegawaian yang dipercaya pejabat Sekdis.

“Mungkin gara-gara saya tidak memberikan amplop, berkas Anjab ABK yang sudah bebrapa kali direvisi terus ditolak lagi,” ujar Deni.

Dia mengungkap, cara Rs terus menyalahkan berkas Anjab terhadap seluruh ASN itu diduga sebagai upayanya untuk mencari celah pungli.

“Sebab kabarnya, ASN yang menyerahkan berkas Anjab sekaligus dilampiri amplop berisi uang banyak yang langsung diterima dan dinyatakan sempurna,”  tuturnya.

Hal senada dikatakan Suryana, seorang guru PNS di Kecamatan Binong yang telah memberikan uang langsung diterima dan berkas dianggap benar.

“Saya tak mau ribet setelah mendengar jika penyerahan berkas Anjab ABK ke Disdikbud itu tanpa ngasih amplop berisi uang jangan harap diterima.” kata Suryana.

Ditambahkan Suryana, makanya dari pada bolak- balik ke Disdikbud seperti kebanyakan orang yang enggan memberikan uang,  mendingan ngasih. “Alhdulilah setelah dilampiri amplop berkas saya diterima,” ujarnya sambil berharap aparat terkait menindak praktek pungli itu.


Sebelumnya,  para kepala sekolah dan ASN lainnya mengaku resah setelah adanya aroma pungli yang diduga dilakukan seorang pegawai di Bagian Umum dan Kepegawaian Disdikbud, yang dipercaya oleh Sekdis untuk mengurusi berkas Anjab ABK.

Namun saat dikonfirmasi KBE, baik Rs maupun  Sekdis dengan tegas tidak mengakui telah melakukan pungli terhadap ASN yang menyerahkan berkas Anjab dan ABK.

” Siapa orangnya yang telah memberikan uang kepada saya? Silahkan bawa saya untuk dikonfrontir,” tandas Rs.

Hal senada ditegaskan  Sekdis H Warsim saat ditanya soal dugaan pungli terhadap pengurusan anjab ABK itu. Dengan tegas membantahnya. “Mungkin yang melakukan itu ditingkat K3S. Nanti akan saya cek,”elaknya. (hrn)