Mayat Misterius Geger Warga

Mayat Misterius Geger Warga

63
0
MAYAT : Warga Desa Cilamaya, Kecamatan Cilamaya Wetan geger temuan mayat di tengah sawah.
BERBAGI

CILAMAYA WETAN – Warga Desa Cilamaya, Kecamatan Cilamaya Wetan geger. Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan tergeletak di tengah-tengah lahan sawah, yang di ketahui milik Warga Desa Sukatani.

Saat di temukan, mayat misterius itu terbujur kaku dengan kondisi tengkurap di samping alat semprot dan satu jerigen peptisida.

Saksi mata mengatakan, mayat tersebut diduga meninggal karena terlalu banyak menghirup gas peptisida. Dikatakannya, pria tinggi besar berkulit hitam itu merupakan buruh tani yang akan melakukan penyemprotan peptisida, sekitar Pukul 08:00 WIB.

“Bapak itu baru diketahui meninggal sekitar pukul 09:00 WIB. Saat itu ada warga yang melapor, sesosok pria nampak tidak bergerak di tengah sawah,” ungkap Ketua RT 04/08 Dusun Sidamukti, Desa Cilamaya. Wanca, Kepada KBE. Jumat (27/7) di tempat kejadian perkara.

Masih kata Wanca, sawah lokasi buruh tani itu tewas diketahui milik salah satu juragan tani dari Desa Sukatani. Melihat warga yang datang semakin banyak, Wanca inisiatif mengevakuasi mayat tersebut menuju rumah warga.

“Sawah milik haji Dadang, saya harap kuli tani itu dapat santunan dari pemilik sawahnya. Kasian, sudah tua dan dia meninggal saat bekerja,” harapnya.


Dari hasil identifikasi aparat kepolisian Polsek Cilamaya. Diketahui, mayat laki-laki tersebut adalah Wanca. Warga Dusun Rawa Bebek, Desa Rawagempol Kulon, berusia sekitar 55 tahun.

Kapolsek Cilamaya, Kompol Sutedjo menerangkan, belum dapat di pastikan secara jelas apa penyebab kematian Wanca. Apa lagi, pihak keluarga menolak untuk di lakukan autopsi. “Selama ini orang nyemprot peptisida dan terhirup juga tidak apa-apa. Bisa jadi dia meninggal karena penyebab lain,” tuturnya.

Lanjutnya, dari keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit komplikasi. Selain itu, sebelum berangkat bekerja, korban juga mengeluhkan sakit di tenggorokan. “Keterangan dari keluarganya beliau menderita penyakit komplikasi,” tandasnya.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban yang sudah di bersihkan langsung di efakuasi menuju kantor Desa Cilamaya oleh mobil patroli Polsek Cilamaya. “Setelah pihak keluarga mengetahui, almarhum langsung di pulangkan ke rumah duka,” ujarnya. (wyd)