Teganya Maling di Sekolah

Teganya Maling di Sekolah

16
0
DIMALING:  Tatang Permana, Kepala Sekolah SMPN 2 Sukatani menjelaskan aksi pencurian di sekolahnya.
BERBAGI

Perlengkapan KBM SMPN 2 Sukatani Bersih Diangkut  

PURWAKARTA – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Sukatani, Desa Cijantung Kecamatan Sukatani jadi sasaran maling. Akibat dimaling kerugian yang diderita sekolah ini mencapai puluhan juta rupiah.

Hampir seluruh perlengkapan sekolah nyaris terkuras, yaitu komputer, infokus, mesin jahit, soundsistem yang disimpan di ruang kepala sekolah.

Diduga pelaku masuk ke ruangan tersebut dengan membobol pintu kantor. Dan kejadian itu sudah yang kedua kalinya. Sebelumnya sekolah ini juga dibobol maling pada awal Juli 2018.

” Diperkirakan pencuri melewati samping sekolah karena masih menggunakan pagar bambu, sehingga sangat mudah pelaku menembus area sekolah. Padahal untuk keamanan kami siagakan dua orang tenaga keamanan, namun pencuri lebih pintar dari sang penjaga sekolah,” ujar Tatang Permana, Kepala Sekolah SMPN 2 Sukatani kepada KBE Selasa (24/07).

Masih kata Tatang, akibat aksi maling itu pihak sekolah mengalami kerugian dan cukup mengganggu proses KBM di sekolah itu.

“Kalau sudah begini  pihak sekolah sangat dirugikan karena peralatan yang raib merupakan alat perlengkapan yang sering digunakan dalam menunjang proses mengajar, seperti komputer, infokus, dan mesin jahit,” ungkapnya.

Tatang menambahkan,  pelaku melakukan aksinya pada malam hari. Agar pencurian tidak terulang lagi, pihaknya mengajukan bantuan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, untuk pembangunan pemagaran sekeliling sekolah. “Kami berharap permohonan yang kami buat bisa cepat terealisasi,” pungkasnya.

Sementara di tempat terpisah, Oman Kepala Desa Cijantung kepada KBE mengatakan, untuk mencegah kembalinya pencurian di sekolah itu, ya harus diperketat pejagaanya. Apalagi pada malam hari, selain itu lingkungan masih kekilingi kebun milik warga,” pungkasnya. (san)