Dewan Dilarang Poligami 

Dewan Dilarang Poligami 

83
0
BERBAGI

Tercantum dalam Fakta Integritas Bacaleg Golkar

PURWAKARTA– Jika terpilih sebagai anggota legislatif di DPRD Jabar, kader Partai Golkar dilarang berpoligami. Selain itu juga harus menyisihkan 15 persen penghasilannya untuk memperbaiki rumah warga miskin dan menyekolahkan anak yatim.

Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Dedi Mulyadi, mengatakan hal itu telah menyerahkan berkas 120 bakal calon legislatif ke KPU Jabar, Selasa (17/7). Persyaratan tersebut telah disetujui para bacaleg melalui penandatanganan fakta integritas. “Ada empat hal yang telah disetujui oleh bacaleg Partai Golkar,”  katanya.

Persyaratan pertama adalah bacaleg tidak boleh memiliki masalah hukum. Bukan hanya tidak boleh terlibat korupsi dan kasus narkoba, katanya, bacalegnya pun tidak boleh melakukan kriminal lainnya termasuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Bacaleg tidak boleh punya bisnis yang merusak lingkungan, harus menjaga dan merawat lingkungan di Jabar. Bacaleg juga sudah berkomitmen jika terpilih, 15 persen penghasilannya akan dihimpun untuk rehabilitasi rumah warga miskin dan biaya pendidikan anak yatim,” kata Dedi, Selasa (17/7).

Semua bacaleg, katanya, sudah menandatangani fakta integritas untuk tidak nikah lagi atau menceraikan istri tanpa alasan yang jelas. Keputusan untuk menolak poligami ini, katanya, untuk menjaga marwah dan martabat perempuan.

“Perempuan adalah ibu. Saat menjadi istri, dia ikut berdoa, salat duha, dan tahajud, supaya suaminya bisa jadi anggota legialatif. Masa yang terpilih malah melupakan yang sudah berdoa untuk dia,” katanya.

Dalam fakta integritas yang telah ditandatangani tersebut, katanya, para bacaleg bersedia diberhentikan dari anggota dewan jika melanggar salah satu dari kesepakatan tersebut.

Dari 120 bacaleg yang didaftarkan, katanya, 37 persen di antaranya adalah perempuan. Tidak sulit, katanya, mencari bacaleg perempuan. Bahkan, ada bacaleg perempuan yang harus tersisih atau masuk waiting list dalam seleksi tersebut. Hal ini disebabkan Golkar memiliki banyak organisasi sayap perempuan.

Dedi mengatakan tidak fokus untuk mengangkat publik figur menjadi bacaleg karena pihaknya yakin para kadernya bisa meyakinkan masyarakat dengan maksimal untuk memilihnya.

“Kami menargetkan 27 kursi raihan di DPRD Jabar. Kita fokuskan pemenangan di semua daerah, kami memiliki kantong suara di Kabupaten Bandung, Garut, Purwakarta, Karawang, Bekasi,” katanya.


Sementara itu daftar bacaleg Partai Golkar Purwakarta dijejali sejumlah mantan birokrat. Data ini diketahui, usai partai berlambang pohon beringin ini menyerahkan berkasnya ke KPU Purwakarta.  Selasa  (17/07).

“Alhamdulillah hari ini, kami mendaftarkan berkas 45 bacaleg dari partai kami ke KPU dengan lancar. Diantaranya kehadiran bacaleg dan Alhamdulillah semuanya hadir,” terang Sarip Hidayat,, Ketua DPD Golkar Purwakarta.

Mantan birokrat yang terdaftar di bacaleg Partai Golkar Purwakarta antara lain ada nama Dadan Koswara mantan Wakil Bupati,  Rasminta mantan Kadisdikpora,  Charma Ruhiyat Mantan Kepala BKBPIA, Agus Darmawan mantan Camat Purwakarta,  Juanda mantan mantan Camat Bungursari,  Charli Sariningsih mantan Kasubag Kepegawaian dan Umum Pol PP,  dan Akun Kurnaedi mantan Sekretaris DPRD.

” Ya kurang lebih ada 10 persen bacaleg yang kami daftarkan memiliki riwayat sebagai birokrat. Dan alhamdulillah semuanya sudah mundur dari jabatan dan statusnya sebagai ASN, ” kata Sarip.  (san)