PNS Pemkab Tewas   

PNS Pemkab Tewas   

118
0
DIANIAYA DAN DIPERAS:  Kapolres AKBP Mohammad Joni saat konfrensi pers dengan latar belakang 13 pelaku penganiayaan. 
BERBAGI

Korban Pemerasan dan Penganiayaan 13 Pelaku  di Tahanan Polres

SUBANG- Sepanjang hari kemarin Subang gempar. Muncul postingan di jejaring social facebook yang mengabarkan kematian seorang PNS di sel tahanan Polres Subang.

Atas kabar tersebut, Kapolres Subang langsung menanggapinya dan melalukan penyelidikan. Kepada pers,  Kapolres Subang AKBP Mohammad Joni langsung mengadakan klarifikasi di Halaman Kantor Reskrim Polres Subang, Senin kemarin,

“Tadi selesai kita ketahui bahwa ada tindak pidana pemerasan dan penganiayaan. Pada hari itu juga kita tindaklanjuti,” kata Kapolres.

Kapolres membenarkan adanya  tindak pidana pada pada kasus itu. “Dari temuan itu, kita langsung terbitkan laporan kepolisian model A, termasuk kita berkoordinasi dengan istri tahanan yang merupakan korban penganiayaan,” kata Kapolres.

Dari temuan fakta di lapangan Polres Subang mendapatkan ada dua tindak pidana pemerasan oleh tahanan, “Korban dianiaya karena tidak memberikan uang yang diminta oleh pelaku,” kata Joni.


Ditambahkan Kapolres, dari situlah Polres melakukan penyelidikan.  “Ada dua tindak pidana. Yakni pemerasan, sudah kita siapkan datanya termasuk juga tindak pidana penganiayaan itu sendiri, sudah kita tetapkan 13 orang pelaku tindak pidana penganiayaan dan satu orang pelaku pemerasan,” papar Kapolres lagi.

Dalam kasus tersebut juga termasuk ada 2 polisi yang jaga penjaga ruang tahanan akan ditindak. Karena keduanya lalai dalam bertugas sampai terjadi tindak pidana,

“Tetap saja, dimanapun tempatnya tidak ada dan tidak boleh ada tindak pidana itu. Baik itu penganiayaan atau bahkan pemerasan, itu kita proses. Dia lalai ataupun alasannya lalai tidak sengaja, tetap saja kita proses sesuai dengan hukum yang saat ini ditangani oleh Propam,” kata Joni.

Dijelaskan Kapolres, tewasnya tahanan PNS itu terjadi di bulan Juni. “Kejadiannya kurang lebih tanggal 10 Juni, sebelum lebaran, masih bulan puasa” ungkapnya.  (hrn)