Aneka Kerajinan Karya HIMA PIAUD Unsika

Aneka Kerajinan Karya HIMA PIAUD Unsika

39
0
KREATIF: Berbagao kerajinan tangan yang dikerjakan para mahasiswa HIMA PIAUD Unsika.
BERBAGI

Meningkatkan Kreativitas Para Mahasiswa

KARAWANG– Banyak cara yang dilakukan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam menunjang keterampilannya. Seperti yang tengah dilakukan sejumlah mahasiswa Unsika Fakultas Pendidikan Agama Islam yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa (HIMA) PIAUD.

Para mahasiswa itu membuat sejumlah kerajinan yang gelang bros yang terbuat dari bahan bahan bekas.

Ketua HIMA PIAUD, Atun Hartinah menyampaikan, kerajinan tersebut bukan hanya dilakukan secara serta merta saja melainkan merupakan kegiatan yang dilakukan rutin dalam setiap minggunya.

Bahkan, kata perempuan yang memiliki wajah cantik ini, kerajinan tersebut nantinya akan dijadikan sebuah Ekstrakulikuler wajib bagi setiap mahasiswa PIAUD.

“Alhamdulilah untuk minat mahasiswa sendiri lumayan banyak sebernya diwajibkan juga untuk mahasiswa PIAUD,” katanya.

Dia menjelaskan, tujuan kegiatan tersebut ialah hanya untuk meningkatkan kreatifitas mahasiswa dalam menunjang keterampilannya nanti ketika mengajar atau terjun langsung ke masyarakat.

Sebab, selain tugas dan kewajiban mahasiswa sendiri yaitu pengabdian kepada masyarakat maka mesti dialtih sejak di bangku kuliah.

“Kerajinan yang bisa dilakukan di rumah masing-masing juga soalnya kita belum punya tempat atau sekre,” tuturnya.

Kegiatan tersebut pun ternyata sudah ditekuninya sejak satu tahun yang lalu, maka tak heran jika setiap karya yang dihasilkan mereka banyak diminati oleh masyarakat.

Untuk kedepannya selain kerajinan tangan dengan memanfaatkan bahan bekas tersebut perempuan yang dikenal super aktif ini juga berencana kan membuat kreatifitas lainnya di tat boga yaitu membuat makanan.

“Ada inisiatif juga sebenarnya tidak hanya olahan tangan kami inghin mencoba ke makanan gitu,” ucapnya.

Hasil kreatifitas tersebut nantinya juga bisa dipasarkan dengan lewat sebuah even atau setiap acara, bahkan sampai saat ini promosi yang dilakukan sudah sampai menggunakan media sosial (Medsos).

“Kita jual hasilnya di setiap acara kita buka stand juga,” ungkapnya.

Dia berharap bahwa dengan apa yang tengah dilakukannya itu bisa menjadi wadah dalam menuangkan kreatifitas mahasiswa sehingga bisa menghasilkan kerajinan yang berdaya beli.

“Semoga juga sebagai  UKM yang bisa memupuk mahasiswa menjadi mahasiswa kreatif dan terampil juga mandiri dalam mengembangkan usaha, semoga semakin sukses semakin maju,” harapnya. (oib)