Begal Dihadiahi Timah Panas

Begal Dihadiahi Timah Panas

49
0
PASRAH: Kawanan begal spesialis GOR Panatayuda dan Stadion Singaperbangsa tertunduk lesu diringkus petugas kepolisian. ARIE FIRMANSYAH/KARAWANG BEKASI EKSPRES
BERBAGI

18 Kali Beraksi di GOR dan Stadion Singaperbangsa

KARAWANG – Berusaha melarikan diri, RZ (26) salah seorang tersangka begal yang beroperasi di GOR Panatayudha dihadiahi timah panas di kaki oleh Polsek Karawang Kota. Dua orang pelaku lainnya, RD (27) dan DM (28) sebelumnya sudah lebih dahulu diamankan petugas tanpa perlawanan.

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya mengatakan, kawanan begal spesialis GOR dan Stadion ini dalam aksinya sudah sangat meresahkan masyarakat. Dalam dua bulan ke belakang diketahui kawanan begal bertato ini sudah 18 kali melakukan aksi kejahatannya. Penangkapan dilakukan setelah salah seorang korban melaporkan telah menjadi korban kejahatan yang dilakukan pelaku.

“Laporan ini segera kita tindaklanjuti dengan memburu para pelaku yang dikenal sadis terhadap korbannya. Setelah kita intai akhirnya kami mengetahui keberadaan mereka dan langsung melakukan penangkapan. Seorang pelaku terpaksa kami tembak karena mencoba kabur dengan motor curiannya. Sedangkan dua orang pelaku lainnya kami amankan sebelumnya,” ujar Slamet saat ekspose di Mapolres Karawang, Senin (25/6).

Lanjut Slamet, modus operandi yang dilakukan kawanan begal ini dengan cara mendatangi korbannya dan kemudian menodongkan pisau. Korban kemudian diminta untuk menyerahkan seluruh barang berharga seperti Hp, Laptop, Uang dan juga motor pelaku. Jika korban memberikan perlawanan pelaku tidak segan menganiaya korbannya kemudian merampas secara paksa barang berharga dan kabur.

“Meraka tidak segan melakukan penganiayaan dengan senjata tajam kepada korbannya. Ciri kawanan ini setiap anggota tangannya dipenuhi oleh gambar tatto,” jelasnya.

Menurut Slamet, salah seorang pelaku RZ terpaksa ditembak bagian kakinya karena memncoba kabur saat akan ditangkap di rumah kontrakannya. Saat petugas datang pelaku kabur dengan menggunakan motor curian hingga akhirnya petugas menembak setelah sebelumnya diberikan tembakan peringatan.

“Anggota kami melakukan tindakan tegas terukur karena pelaku mencoba kabur saat akan ditangkap. Pelaku yang kita lumpuhkan ini merupakan residivis kambuhan. Ketiga tersangka dikenai pasal 365 dengan ancaman 7 tahun penjara,” pungkasnya. (rie)