Teroris Guncang Pilkada

Teroris Guncang Pilkada

77
0
DIJAGA KETAT : Garis polisi terlihat membatasi areal penembakan terduga teroris dan penjinakkan bom di Pamanukan menjelang Pilgub Jawa Barat dan Pilbup Subang.
BERBAGI

Satu Ditembak Mati, Dua Diamankan

SUBANG –  Menjelang hari pencoblosan Pilgub Jawa Barat, masyarakat pantura dihebohkan ancaman aksi terorisme. Satuan gegana berhasil menggagalkannya di fly over Pamanukan Jalan E Tirtapraja, Subang Jumat (22/6) pukul 14.30 WIB. Tiga orang terduga teroris berhasil diringkus. Satu di antaranya harus meregang nyawa terkena timah panas satuan gegana.

Hingga petang petugas gabungan dari kepolisian dan gegana masih berjaga di areal fly over yang dekat dengan Greja Bethel Indonesia tersebut. Kerumunan orang terus bertambah ingin menyaksikan langsung ke TKP kejadian peringkusan terduga teroris di kota nanas dan penjinakan bom oleh tim gegana.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, terduga teroris tersebut menggunakan sebuah mobil avanza silver dan berhenti di bawah fly over depan SDN Pamanukan 1 dan sempat ngobrol dengan salah seorang pedagang sepatu bekas di bawah fly over tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun, terduga teroris yang mati diketahui berinisial M. Ia diduga jaringan JAD Haurgeulis Indramayu dan Subang yang merencanakan aksi saat Pilkada Serentak 27 Juni mendatang. M Ditembak mati karena berusaha melawan saat akan diringkus.

“Namun tiba-tiba petugas berseragam anti eluru langsung menyergap 3 orang yang mencoba melarikan diri berhasil ditangkap sementara 1 orang ditembak mati saat hendak kabur naik Fly Over” salah seorang warga yang berada di sekitar TKP,  yang tak mau disebutkan identitasnya

Pantauan Metro Subang (KBE Group) masyarakay yang berada di lokasi dilarang keras mendekat dan mengambil gambar, arus lalu-lintas dari bawah fly over menuju jakarta ditutup total dan dipasangi garis polisi.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait penyergapan dan penembakan terduga teroris.Jenazah satu orang terduga teroris baru saja dibawa oleh petugas kepolisian dengan ambulance Puskesmas Pamanukan menuju RS Polri Kramatjati. (hrn/mak/mhs)