Formulir C6 Mulai Dibagikan Minggu Ini

Formulir C6 Mulai Dibagikan Minggu Ini

70
0
BERBAGI

CILAMAYA WETAN – Sebanyak 56.153 warga Kecamatan Cilamaya Wetan siap memilih salah satu dari empat Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dalam Pemilukada 27 Juni 2018 mendatang.

Terbagi menjadi 112 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 12 Desa se Kecamatan Cilamaya Wetan, sebanyak 57.612 surat suara sudah selesai di lipat dan kini dalam penjagaan ketat petugas.

Namun, sampai hari ini, formulir C6 atau surat undangan belum juga di terima masyarakat Kecamatan Cilamaya Wetan. Dalam rapat pemantapan dan bimtek Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Cikalong, Kecamatan Cilamaya Wetan.

Ketua PPS Desa Cikalong Puadudin mengatakan, formulir C6 baru akan di bagikan pada akhir pekan ini, tepatnya hari Minggu 24 Juni 2018 atau H-3 jelang pencoblosan.

“Untuk formulir C6 belum, itu akan di bagikan hari Minggu. Meminimalisir kerusakan atau kehilangan formulir C6,” ungkap Puad kepada KBE, Kamis (21/6) di Aula Kantor Desa Cikalong.

Masih kata Puad, saat ini sejumlah PPS dan KPPS di Kecamatan Cilamaya Wetan tengah disibukan dengan rapat pemantapan akhir jelang hari pencoblosan. Di Desa Cikalong, kata Puad, terdapat 3.237 warga yang terdaftar dalam DPT. Dengan rincian 1.602 jumlah pemilih Laki-laki dan 1.635 jumlah pemilih Perempuan.

Dengan presentas jumlah pemilih pemula sekitar 30 persen. “Semuanya akan dipastikan memiliki C6 sebelum hari pencoblosan,” imbuhnya.

Sementara, dalam rapat pemantapan ada tiga point utama yang menjadi pokok bahasan. diantaranya pengisian formulir C1, berita acara serta persiapan pemungutan dan penghitungan surat suara di lapangan. “Biasanya jumlah surat suara yang dibutuhkan dengan jumlah surat suara yang tersedia di TPS tidak sesuai. Untuk itu kami mantapkan kembali data serta arahan teknisnya,” ujarnya Puad.

Adapun sosialisasi, sejumlah PPS di Kecamatan Cilamaya Wetan ada yang sudah dimulai. Biasanya, anggota PPS akan berkeliling kampung untuk mengingatkan warga untuk menyalurkan hak suaranya tanggal 27 Juni 2018 mendatang. “Setiap PPS pasti berbeda karena ounya cara sendiri-sendiri. Ada yang menggunakan mobil, pengeras suara, bahkan hiburan rakyat atau semacamnya,” jelasnya.

Terpenting, kata Puad, seluruh elemen dapat bekerja sama dengan baik untuk mensuskseskan pesta politik masyarakat Jawa Barat agar berjalan aman dan damai. “Tak kalah penting adalah tetap menjaga kondusifitas, keamanan dan kenyamanan dalam pesta politik Jawa Barat ini,” pungkasnya. (wyd)