Hilal Hilmawan dan Makali Bantu Rumah  Warga Dadap Yang Diterjang Ombak

Hilal Hilmawan dan Makali Bantu Rumah  Warga Dadap Yang Diterjang Ombak

KEPEDULIAN. Tokoh Pemuda Indramayu, Hilal Hilmawan (tengah) bersama Makali Kumar saat menyerahkan bantuan uang tunai kepada warga pesisir Desa Dadap-Indramayu yang rumahnya mengalami kerusakan akibat diterjang Ombak laut, selasa sore (5/6). //FOTO : IST//

112
0
BERBAGI

Kunjungi Pesisir Dadap, dan Beri Bantuan Uang Tunai

INDRAMAYU-Pasca terjadinya luapan air laut atau Rob di Desa Dadap Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, warga yang terkena musibah kerusakan rumahnya,  telah mendapatkan bantuan.

Bantuan tersebut dari tokoh pemuda Indramayu Hilal Hilmawan bersama direktur MK Center Makali Kumar berupa uang  tunai  kepada sedikitnya  6 warga yang masing-masing rumahnya mengalami kerusakan cukup parah akibat diterjang ombak laut.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada warga di rumahnya dengan didampingi aparat desa Dadap yang dipimpin langsung Kuwu Asyrikin S.Sos, Selasa sore (5/6). Warga pesisir desa Dadap yang menerima bantuan uang tunai itu berada di blok Sebrang Wetan dan blok Kuburan, diantaranya Warsih (60), Tuminah (45), Wasinih (60), Nariman (45), Tutun, dan Tanipah.

Hilal Hilmawan yang juga Ketua Sahabat Daniel ini mengatakan, pihaknya sangat prihatin dan berharap warga bisa tabah dengan adanya musibah yang menimpa.

“Kami telah memberikan sedikit bantuan berupa uang tunai. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini, bisa meringankan beban warga yang tertimpa musibah,” ujarnya.

Kehadiran Hilal asal desa Singaraja dan Makali asal desa Tinumpuk,  pada rabu sore itu, disambut hangat warga pesisir Dadap, terutama mereka yang rumahnya mengalami kerusakan akibat Rob, yakni di Blok Dadap Wetan atau Sabrang Wetan, dan Blok Kuburan.

Mereka selama ini sangat berharap ada pihak-pihak yang peduli dan memberikan bantuan, supaya meringankan beban mereka  untuk kembali memperbaiki rumahnya yang rusak maupun dinding yang roboh diterjang ganasnya air laut.

Selain menanggapi curhat warga, dengan gaya khas anak mudanya, Hilal yang juga keponakan Bupati Indramayu Hj Anna Sophana ini, tampak ramah melayani warga yang minta berpose bersama. Bahkan tokoh muda yang bakal maju sebagai Caleg Partai Golkar untuk DPRD Provinsi Jabar ini, banyak didoakan untuk diberikan kelancaran dan kesuksesan pada Pileg 2019 nanti, supaya bisa memperjuangan aspirasi warga pesisir.

“Terimakasih mas Hilal dan pak makali atas bantuan uang tunai ini,” ujar Nariman yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah akibat Rob.

Makali Kumar berharap warga yang terkena musibah diberikan kesabaran dan ketabahan. Ia harapkan, warga selalu bersyukur atas bantuan yang diberikan “Saya berharap bantuan yang diberikan ini jangan dinilai dari besar kecilnya. Akan tetapi, yang dinilai adalah rasa sosial dan simpatinya.

“Saya berharap warga yang tinggal dipinggir pantai, agar selalu waspada apabila terjadi hujan disertai angin kencang. Apabila terjadi Rob lagi, segera antisipasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.” Ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Dadap Asyrikin S.Sos mengemukaan, ia sangat mengapresiasi atas bantuan yang telah diberikan oleh tokoh pemuda dan tokoh masyarakat yang memiliki kepedualian sosial  kepada masyarakat desa Dadap. Semoga bantuan yang telah diberikan, dapat sedikit menghibur dan meringankan beban warga yang terkena musibah.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Mas Hilal dan pak haji Makali yang sudah peduli kepada warga Dadap yang mengalami musibah. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi mereka yang menerima,” jelas Kuwu Asyrikin yang dikenal dengan sebagai sosok kuwu yang relatiof muda dan potensial ini.

Seperti diketahui, beberapa hari lalu, yakni rabu (23/5), sekitar 15 rumah warga desa Dadap Kecamatan Juntinyuat-Indramayu yang dekat dengan bibir pantai, mengalami kerusakan akibat diterjang air laut yang meluap alias Rob,  dan mengantam rumah mereka.

Curah hujan bercampur angin kencang, menimbulkan pesisir Desa Dadap yang sudah terkena abrasi pantai cukup parah itu, mengalami luapan air laut yang cukup besar. Gelombang air laut tersebut menghantam rumah-rumah warga yang mayoritas nelayan. Khususnya yang lokasinya hanya berjarak beberapa meter dari tepi pantai.

Dari rumah warga pesisir Dadap yang mengalami kerusakan itu, 6 rumah diantaranya mengalami kerusakan berat, seperti tembok rumah yang ambruk maupun atap rumah yang rusak. Hingga sekarang ini, pemerintah desa maupun warga masih khawatir kejadian serupa kembali terjadi.

Oleh karenanya, mereka berharap penahan gelombang sudah ada di pinggir pantau yang terkena abrasi, terutama yang mengalami kerusakan, segera diperbaiki atau lebih ditinggikan. Supaya saat air laut pasang alias Rob, tidak kembali masuk dan merusak rumah warga. (mak)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY