Kelulusan Paket C Diumumkan 7 Juni

Kelulusan Paket C Diumumkan 7 Juni

25
0
H Udan Supriyad, (Kasie Kesetaraan Disdikpora Karawang)
BERBAGI

ARAWANG– Ada hal yang berbeda dalam pengumuman kelulusan Paket C. Jika hasil ujian sekolah formal telah diumumkan bulan Mei lalu, kelulusan para siswa paket C akan di umumkan 7 Juni mendatang.

Pasalnya, jadwal pelaksanaan yang mundur dikarenakan ada kelonggaran dari Dinas Provinsi Jawa Barat, dan juga pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) baru digelar akhir -akhir ini.

Kasie Kesetaraan Disdikpora Karawang, H Udan Supriyadi mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)  sudah dilaksanakan di semua paket, baik Paket A, B maupun C,  karena sebelumnya USBN ini dianggap tidak jelas pelaksanaannya, namun saat ini sudah di pantau supervisi sesuai jadwal dan Pos anggarannya.

Menurutnya untuk pelaksanaan paket A, pihaknya baru menerima laporan dari  2 lembaga PKBM, padahal dalam Daftar Nominatif Tetap (DNT) Paket A pelaksanaannya ada di 25 PKBM yang semua pesertanya sebanyak 301. Secara laporan tertulisnya, sebut Udan, belum di terima, karenanya, ia meminta berita acara pelaksanaan dan berita acara kehadiranmya pada semua pengelola PKBM, sama seperti UNBK.

” Untuk USBN sudah terlaksanakan semua, tapi khusus Paket A ini, ia belum banyak menerima laporan tertulisnya dari 25 PKBM,” katanya, kepada KBE, Senin (04/06).

Udan menambahkan, seharusnya kalau menurut pos itu, tanggal 14 Mei lalu sudah diumumkan kelulusannya, dan seharusnya 5 Mei adalah akhir USBN paket,  tapi jadwalnya mundur menjadi 8-9 Mei setelah diberikan kelonggaran pelaksanaan oleh Dinas Provinsi Jawa Barat.

Karenanya, Untuk paket B dan C, kelulusannya harus segera diumumkan 7 Juni ini menurut Pos, itu bisa dilakukan kalau hasil nilai USBN sudah ada, karenanya ia ingatkan bahwa pada haknya dari Dinas harus menerima dulu hasil nilai USBN tersebut.

“Karena pihak PKBM yang berwenang tandatangani Ijasah paket ini, harus menyesuaikan Kriteria Ketuntasan Minimalnya (KKM) yang dibuat dalam bentuk SK. Kelulusan 7 Juni, itupun kalau hasil nilai USBN sudah ada,” katanya.

Oleh karenanya, lanjut Udan, dalam membuat KKM itu harus hati-hati dan jangan muluk-muluk mematok nilai tinggi, tapi sesuaikan dengan kemampuan anak.

“membuat KKM itu menyesuaikan dengan kemampuan anak, jangan terlalu muluk-muluk, yang penting anak ini harus lulus,” pungkasnya. (gie)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY