Adu Domba, 2 Orang Luka Parah, 2 Luka Ringan

Adu Domba, 2 Orang Luka Parah, 2 Luka Ringan

112
0
LAKALANTAS: Dua pengendara sepeda motor adu domba antara Honda Verza bernama Dedi Arjuna sedangkan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bernama Yohanes Mulyono warga Dusun Karanganyar RT13 RW04 Desa Kutakarya Kecamatan Kutawaluya. REGI/ KARAWANG BEKLASI EKSPRES
BERBAGI

RENGASDENGKLOK – Dua orang terluka parah dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Proklamsi, akibat dua sepeda motor yang mereka kendarai bertabrakan di sekitaran Tugu Proklamasi Dusun Bojong Tugu Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Senin (4/6) sore hari pukul 15.00 WIB.

Menurut saksi mata ditempat kejadian, Deni (40) seorang pedagang di sekitaran Tugu Proklamasi mengatakan, sepeda motor Honda Verza dengan nomor polisi T 3713 MQ yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi T 5713 LV dari arah yang berlawanan.

“Diduga pengendara Verza mengantuk jadi saat, menikung agak tekor dan menabrak sepeda motor Honda Scoopy yang datang dari arah yang berlawanan,” ungkap Deni kepada KBE, di lokasi kejadian Selas (4/6).

Beruntung petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Rengasdengklok yang sedang berpatroli melihat kerumunan warga dan dengan segera menangani kejadian Laka lantas tersebut.

Sementara itu saksi mata lainnya, Anim (40) mengatakan menurut informasi yang didapatnya, diketahui pengendara sepeda motor Honda Verza bernama Dedi Arjuna (26) dengan alamat Kp. Cibodas RT 02 RW 05, Cibodas, Kota Tangerang yang berboncengan dengan kawannya.

“Sedangkan yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy adalah warga Dusun Karanganyar RT13 RW04 Desa Kutakarya Kecamatan Kutawaluya bernama Yohanes Mulyono bersama istrinya Sagita yang mengalami patah tulang pada kakinya,” jelas Anim.

Masih menurutnya Anim  kejadian tersebut diduga dikarenakan sepeda motor Honda Verza melaju dengan kecepatan tinggi. “Sepertinya ngantuk itu yang bawa motor Honda Verza, dia tekor belok jadi nabrak motor Honda Scoopy yang sedang melaju santai,” pungkasnya. (reg)