Usut Tuntas Pindo II

Usut Tuntas Pindo II

109
0
BERBAGI

Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Puslabfor

KARAWANG – Polres Karawang memastikan akan mengusut tuntas dugaan kelalaian manajemen PT Pindo Deli II yang mengakibatkan bocornya gas beracun dan membuat 59 warga sekitar perusahaan harus dilarikan ke rumah sakit. Saat ini petugas kepolisian tengah menunggu hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.

“Kasus kebocoran PT Pindo Deli II, kami tetap tangani dan akan terus dilanjutkan pemeriksaannya serta lakukan pengecekan dari hulu ke hilir di titik kebocoran,” ungkapnya Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya, di Mapolres Karawang, Senin.

Lanjut Slamet, untuk terus melanjutkan penanganan kasus tersebut, hingga kini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan tim dari Puslabfor Mabes Polri. Pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi terkait dengan kebocoran gas yang mengakibatkan puluhan warga keracunan itu.

“Sampai saat ini sudah lima orang karyawan perusahaan yang dimintai keterangan. Begitu juga dengan sejumlah warga, sudah dimintai keterangan,” ungkapnya.

Menurut Slamet, untuk titik kebocoran ada dua lokasi dengan mengakibatkan sekitar 59 warga menjadi korban keracunan. Kebocoran gas clorin di PT Pindo Deli II ini sudah berulang-ulang.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang,  Jawa Barat resmi melakukan pencabutan izin PT Pindo Deli Pulp And Paper Mills II  coustic soda plant.

Berdasarkan hasil rapat pembahasan penanganan paparan gas khlorin disebutkan sejumlah instalasi PT Pindo Deli Pulp And Paper Mills II coustic soda plant tidak lagi layak dan harus diganti. Dianggap telah melanggar Permen LH Nomor 2 Tahun 2013 yang menyebutkan telah melakukan pencemaran, pengrusakan  lingkungan yang membahayakan keselamatan dan kesehatan manusia.

“Ini berdasarkan kejadian keracunan warga akibat gas khlorin yang sudah terjadi berkali-berkali dan yang terakhir menyebabkan 43 warga keracunan, ” kata Kepala DLHK Kabupaten Karawang,  Wawan Setiawan dalam rapat di Aula DLHK, Jumat (18/5).

Pihak DLHK secara tegas mengeluarkan surat keputusan pencabutan izin PT Pindo Deli Pulp And Paper Mills II coustic soda plant. “Mereka harus melakukan kewajiban menghentikan seluruh kegiatan coustic soda,  melakukan pemulihan fungsi lingkungan hidup yang disebabkan oleh pihak perusahaan dalam satu minggu,” ungkapnya. (rie)