Rekayasa Lalin Jalur Mudik Disiapkan

Rekayasa Lalin Jalur Mudik Disiapkan

86
0
AKP Arman Sahti, Kasatlantas Polres Karawang
BERBAGI

KARAWANG  – Satlantas Polres Karawang mempertimbangkan untuk membuka jalur mudik Klari-Cikampek dilalui kendaraan roda dua. Selama ini kendaraan roda dua dalam musim mudik lebaran diharuskan melalui jalan alternatif Syech Quro mulai dari Lamaran hingga Cilamaya menuju Subang.

Dengan adanya tol Cipali jalur mudik volume kendaraan roda empat Klari-Cikampek terus berkurang. Dengan dibukanya jalur Klari-Cikampek untuk kendaraan roda dua, bisa mengurangi volume kendaraan roda dua di jalur alternatif.

“Dengan adanya tol Cipali memang kendaraan roda empat mulai berkurang melalui jalur Klari-Cikampek. Kita lihat saja untuk arus mudik tahun ini kalau di jalur alternatif roda dua sudah padat akan kita alihkan ke jalur Klari – Cikampek melalui Pendeuy. Sifatnya situasional saja untuk roda dua fokusnya di jalur alternatif, namun jika memang sudah padat kita alihkan,” ungkap Kasatlantas Polres Karawang, AKP Arman Sahti, Kamis (24/5).

Arman mengatakan, jalur mudik untuk kendaraan roda dua menggunakan jalur alternatif dari Tanjungpura-Lamaran hingga ke Cilamaya menuju arah Subang. Kendaraan roda dua ataupun roda empat dilarang masuk ke dalam kota Karawang karena seluruh kendaraan dari arah Bekasi akan diarahkan masuk ke jalan lingkar luar Tanjungpura.

Dari jalan lingkar luar Tanjungpura ini kendaraan roda dua dibelokan ke jalan alternatif, sedangkan kendaraan roda empat diarahkan melalui Klari terus ke Cikampek. “Kalau kendaraan roda empat dari arah Bekasi berkurang otomatis jalur Klari-Cikampek akan sedikit lengan hingga bisa saja kendaraan roda dua melalui jalur tersebut,” ujarnya.

Lanjut Arman, jajarannya mulai 5 Juni akan menutup putaran jalan disepanjang jalan yang dilalui pemudik. Hanya beberapa putaran jalan yang dibuka untuk kegiatan warga Karawang yang tidak ikut mudik. Putaran jalan yang tetap dibuka yaitu mulai dari bunderan Masari (Gintungkerta), bunderan Tamelang dan putaran Dawuan. Sedangkan seluruh putaran kecil akan ditutup.

“Kami harapkan putaran yang kita tutup ini tidak dibuka oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Kita lakukan ini untuk kenyamanan masyarakat karena setiap musim mudik volume kendaaraan sangat padat,” pungkasnya. (rie)