Ustad Masuk Lapas

Ustad Masuk Lapas

61
0
PESANTREN LAPAS: Para napi Lapas Kelas IIB Purwakarta mengikuti acara pengajian yang digelar pihak Lapas untuk membina mental. Pada Ramadan tahun ini acara keagamaan serupa lebih intensif digelar dalam bentuk pesantren kilat.
BERBAGI

Para Napi Purwakarta Ikut Pesantren Kilat

PURWAKARTA– Banyak cara dilakukan untuk mengisi bulan berkah Ramadan. Begitu juga yang dilakukan oleh Lapas Kelas IIB Purwakarta.

Selama Ramadan, para narapidana di Lapas Kelas IIB Purwakarta mengikuti pesantren kilat dan pengajian. Kegiatan tersebut dilakukan di dalam lingkungan lapas.

Kalapas kelas IIB Purwakarta Suprapto menyebutkan, ada 100 lebih Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti pesantren kilat.

“Pesantren dilakukan agar para warga binaan bisa mendapatkan ilmu agama yang lebih banyak, khususnya di bulan suci Ramadan,” katanya kepada pers, Senin (21/5/2018).

Pemateri untuk pesantren kilat pun didatangkan dari pesantren yang berada di Purwakarta. Setiap harinya, ada ustaz yang masuk ke lapas dan memberikan dakwah atau ilmu agamanya bagi para narapidana.

Pesantren khusus untuk napi ini pun dilaksanakan pada pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di masjid lapas, At-Taubah.

Selain pesantren kilat, pada saat bulan puasa, ratusan napi tersebut melakukan tadarusan Al-Qur’an lebih rutin dari biasanya.

“Di luar Ramadan, kami juga mengadakan kegiatan pengajian, tapi saat seperti ini akan lebih sering,” jelasnya.

Kegiatan-kegiatan keagamaan tersebut digelar oleh Lapas kelas IIB Purwakarta agar para napi lebih baik dan berkegiatan positif.

Sebelum tadarus, para napi pun melaksanakan salat Tarawih terlebih dahulu secara berjamaah di masjid dalam lapas.

Sementara itu, Lapas ini memang sering menggelar acara-acara keagamaan untuk menggembleng  para napinya.

Dalam rangka memperingati hari Bhakti Pemasyarakatan ke-53 yang digelar tahun kemarin,  sebanyak 120 warga binaan mengikuti kegiatan Khataman Al Quran yang merupakan program Nusantara Mengaji.

Khataman Al Quran ini secara serentak dilaksanakan diseluruh Rutan dan Lapas se-Indonesia dan kegiatan ini merupakan Inisiator dari Muhaimin Iskandar.

Inisiator Nusantara Mengaji Kabupaten Purwakarta Neng Supartini berharapkan dengan adanya Nusantara Mengaji ini dapat mengisi kekosongan bathin para warga binaan lapas.

Teh Neng menambahkan, kegiatan Nusantara Mengaji juga untuk mengajak para napi muslim menghayati kitab suci mereka.

Sehingga ketika kembali ke masyarakat, mereka memahami peran manusia sebagai pemimpin dan hamba Allah SWT yang mempunyai kewajiban menaati peraturan yang berlaku.

“Dengan membaca Al Quran, Insya Allah warga binaan disini bisa tercerahkan hatinya sehingga niatan untuk kembali ke jalan yang pernah mereka alami dulu menjadi sirna,” tambahnya.  (cr50)